BRI Unit Tumpaan Siap Kucurkan KUR Mikro/Kecil Bagi Pelaku UMKM

Minsel – Setelah dirilis pad 1 Maret 2023, Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Tumpaan siap menyalurkan kembali KUR Mikro dan KUR Kecil, serta akan melayani calon nasabah terlebih kusus pelaku-pelaku usaha kecil yang berada di wilayah unit Tumpaan.

Ditahun 2023, BRI mendapatkan alokasi KUR sebesar Rp 270 triliun. Namun alokasi KUR BRI 2023 pada tahap awal pencairan di Maret ini sebesar Rp 12 triliun.

Kepala Unit BRI Tumpaan Steven Assa, kepada media ini, Jumat (17/03/23), menyebutkan bahwa saat ini ada perbedaan ketentuan dalam penyaluran KUR BRI 2023. Salah satu perbedaan KUR BRI 2023 dibanding tahun-tahun sebelunya terletak pada suku bunga KUR. Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.

“Peminjam KUR BRI 2023 yang baru pertama kali pinjam akan dikenakan bunga sebesar 6 persen efektif per tahun untuk pinjaman di atas Rp 10 juta untuk KUR Mikro dan KUR Kecil.” Ujar Assa.

Namun kata Assa, jika sudah pernah meminjam lebih dari satu kali, maka suku bunga KUR BRI 2023 yang dibebankan ke nasabah akan lebih tinggi yakni 7-9 persen.

“Bunga akan naik menjadi 7 persen saat mengambil pinjaman KUR yang kedua kalinya. Kemudian naik 8 persen untuk pinjaman yang ketiga dan seterusnya sampai ke 9 persen,” ujar Assa, Kepala unit BRI Tumpaan yang baru saja menjabat.

Assa juga menambahkan bahwa calon nasabah KUR Mikro maupun KUR kecil ada kemudahan termasuk tidak membatasi atau tidak melihat sebagai pelaku kredit di jasa kredit seperti leasing, yang tentunya ada pertimbangan kredit yang akan menjadi acuan, serta melihat dari besaran setoran, nasabah tersebut tetap terlayani.

“Dengan adanya regulasi yang baru pada pembebanan suku bunga dan kemudahan yang diberikan,para pelaku Usaha Kecil Mandiri untuk melakukan permohonan serta melengkapi persyaratan yang berlaku.” Tutup Assa. (Onal Mamoto)

Loading