Manado – Anak laki laki berusia 5 tahun bernama Ricard Patabone (5) warga Kelurahan Kombos Timur Lingkungan III Kecamatan Singkil, ditemukan meninggal dunia dikarenakan hanyut di sungai Mayondi Kelurahan Kombos Timur Kecamatan Singkil. Selasa (1/2) siang tadi.
Menurut keterangan dari saksi Tinus Makarao (37) yang tak lain adalah paman korban mengatakan, awalnya korban disuruh oleh orang tuanya untuk pergi ke warung yang tak jauh dari rumah untuk membeli mie instan. Namun setelah berselang setengah jam, korban tak kunjung kembali kerumah. Sehingga saksi langsung pergi mengecek kewarung dan menanyakan kepada pemilik warung.
“Saat saya bertanya ke pemilik warung, dia (pemilik warung) mengatakan kalau keponakan saya tidak berbelanja di warungnya. Lalu saya balik dan langaung memberitahukan kepada orang tua korban,” ujar saksi.
Kemudian saksi bersama orang tua korban dan juga beberapa masyarakat langsung menyusuri sungai Mayondi. Alhasil korban ditemukan sudah meninggal dunia dikarenakan terseret arus.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Sementara itu, Kapolsek Singkil Iptu Muhammad Hasbi S.ik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya anak yang terseret arus banjir tersebut, “kejadian tersebut benar terjadi, tadi kami bersama Bhabinkamtibmas sudah mengunjungi rumah duka, kami Polsek Singkil turut berduka atas kejadian tersebut.” Pungkasnya. (Dwi)






