Door, Pelaku Pencurian Tumbang Ditangan Tim Paniki Polresta Manado

Manado – Seorang lelaki berinsial
DEL alias Danus (27) warga Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang, terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya oleh Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado. Pasalnya lelaki yang diketahui pengangguran ini telah melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian barang elektronik (curanik) dibeberapa lokasi di wilayah hukum Polresta Manado. Ia diringkus di seputaran kompleks Rumah Sakit Pancaran Kasih. Rabu (6/2) sekitar 05.00 Wita.

Menurut informasi yang dirangkum, penangkapan itu berawal saat Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado menerima laporan pada Sabtu (26/1) sekitar 05.00 Wita, telah terjadi curanmor di Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan I Kecamatan Paal Dua. Dimana saat itu korban bernama Fiernando Conzatantien Juneidi Pusung (33) memarkir sepeda motor Honda Vario DB 3644 BM di rumahnya. Namun pagi harinya, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak ada.

Bedasarkan laporan nomor:LP/33.a/1/2019/Sek Tikala, Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado yang dinakhodai Aiptu Karimudin ini langsung bergerak mencari tau identitas pelaku. Alhasil setelah melakukan penyelidikan terhadap rekaman cctv diseputaran lokasi kejadian, diketahuilah identitas pelaku.

“Setelah mengetahui identitas pelaku, kami langsung bergerak mencari keberadaanya. Sehingga kami mendapat informasi kalau pelaku berada di Jalan Samrat Kompleks Rumah Sakit Pancaran Kasih. Alhasil kami langsung bergerak dan meringkus pelaku,” ujar Karimudin.

Setelah dilakukan pengembangan pelaku mengakui kalau dirinya telah melakukan pencurian di beberapa lokasi, yakni di tempat kost malalayang satu unit handphone Samsung J5, di Rumah Sakit Pancaran Kasih satu unit handphone Xiaomi, dan di Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan I Kecamatan Paal Dua satu unit sepeda motor.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasat Reskrim AKP A.A Gede Wibowo Sitepu S.ik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut, “pelaku terpaksa harus dilumpuhkan karena mencoba melawan anggota saat hendak dilakukan pengembangan. Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan penyidik dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” Pungkasnya. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment