Bitung-Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan pekerja maka dilaksanakan fasilitas kesejahteraan pekerja. Dengan Kegiatan Dialog dan Edukasi Fasilitas Kesejahteraan Pekerja, Jumat (25/01/2024).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, melaporkan bahwa pelaksanaan kegiatan Dialog Interaktif (Talk Show) ”Pekerja Produktif, Pekerja Bahagia dengan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja” berkolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan BKKBN yang tujuannya adalah untuk memberi pembinaan dan pemahaman informasi kepada stakeholder serta mendorong penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja di perusahaan.
“Penyediaan fasilitas kesejahteraan, khususnya fasilitas yang dapat meringankan beban pengasuhan (care works) program ketahanan keluarga, pelayanan KB di Perusahaan serta program Tabungan Perumahan Rakyat.”jelas Tandaju.
Lanjut di jelaskan Kaper BKKBN Sulut, sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama antara Kedeputian Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN dengan Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, tentang Peningkatan Kualitas keluarga melalui Pembinaan Ketahanan dan kesejahteraan tenaga kerja.
Kegiatan Dialog Interaktif (Talk Show) ”Pekerja Produktif, Pekerja Bahagia dengan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja “ dibuka oleh Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE, dan dalam sambutan pembukaan Wakil Walikota Bitung memberikan Apresiasi yang setinggi tingginya atas pelaksanaan kegiatan Kolaborasi ini, selaku pemerintah daerah tetap mendukung dan bekerjasama yang baik dengan pihak Perusahaan.
Usai membuka kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Bantuan bagi 5 (lima) Anak Stunting dari Kota Bitung.
Dalam kegiatan ini ada 5 (Lima) Narasumber/panelis memberikan informasi dan paparan yang selanjutnya dialog dengan para peserta. Narasumber/panelis adalah :
•Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak-BKKBN dengan topik ”Peningkatan Kualitas Keluarga Melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan bagi Tenaga Kerja.
•Dr. Irma Ardiana, MAPS (mengikuti secara During).
•Direktur Bina Akses Pelayanan KB – BKKBN dengan topik “Pedoman Pelaksanaan Pelayanan.
•Dr. H Zamhir Setiawan, M.Epid.
•Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Ir. Dinar Titus Jogaswitani,MBA.
•National Project Officer HIV/AIDSand Care Economy Ilo Jakarta Early Dewi Nuriana.
•Sekretariat Komite Tapera.
Dari data yang ada untuk Provinsi Sulawesi utara untuk Industri Besar dan Menengah sebanyak 107 Perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 11.979 Pekerja dan Industri Mikro dan Kecil sebanyak 53.303 Perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 101.746 Pekerja.
Untuk Kota Bitung terdapat 41 Perusahaan IBS dengan tenaga kerja sebanyak 5.286 Pekerja, dan IMK sebanyak 4.327 Perusahaan dengan 9.818 pekerja.
Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Perusahaan yang terintegrasi di BKKBN untuk Provinsi Sulut sebanyak 3 (tiga) Klinik Pratama yang berlokasi di Kota Bitung, yaitu PT Salim Ivomas (7172008), PT. Indofood (7172026), PT. Multi Nabati Sulawesi (7172028)
Dengan kegiatan ini diharapkan Kabupaten/Kota dapat meningkatkan komitmen stakeholder dan mitra kerja di tingkat Kabupaten/Kota dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dan meningkatnya peran fasilitas pelayanan KB Perusahaan dalam memberikan pelayanan Keluarga Berencana di Perusahaan. (*/J.Mo)









