Bupati James Sumendap SH, MH (Foto Ist.)
Ratahan – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara yang belum melakukan vaksinasi untuk menangkal serangan Covid-19 apalagi varian Omicron, terancam mendapat sanksi pemotongan gaji. Karena pemkab Mitra saat ini sedang gencarnya melakukan sosialisasi bukan saja kepada warga tapi kepada ASN tentang bahaya virus tersebut, sehingga harus di vaksinasi.
Hal ini ditegaskan Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap SH, MH, usai mengikuti agenda vaksinasi masal yang di pantau langsung Presiden RI Joko Widodo, melalui daring, Jumat (26/2/2022).
“ASN semua di data, kalau ada yang tidak melakukan vaksin lengkap, gajinya ditahan sampai melakukan vaksin,” tegas Bupati Sumendap.
Lanjut dikatakan bapak pembangunan Minahasa Tenggara ini, ASN harus menjadi contoh dan garda terdepan dalam memerangi covid-19. Makanya sebagai abdi negara harus memberikan nilai yang Bain bagi masyarakat.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Mulai Minggu depan, kita mulai dari awal lagi untuk melakukan vaksinasi. Jangan kita kalah dari daerah lain. Minahasa Tenggara harus jadi contoh masyarakat taat program pemerintah,” Pungkas Bupati Sumendap. (*T3)






