Mitra-Pengusaha di pertambangan emas Ratatotok ternyata mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi ribuan pengangguran di Kabupaten Minahasa Tenggara (mitra). Bukan saja pekerja berasal dari Mitra tapi dari luar daerah juga banyak mengadu nasib di lokasi ini.
Salah satu pengusaha Riyo Koyong, saat di temui media ini, pada Selasa (07/07/2026) mengatakan kegiatan pertambangan seringkali dicap negatif oleh masyarakat luas, padahal tidak selalu demikian. Meskipun kegiatan tersebut lebih sering dianggap merusak lingkungan dengan proses eksploitasi kekayaan alamnya. Namun, kegiatan pertambangan ternyata tidak selalu merugikan.
“Hal itu dapat di buktikan, para pengusaha tambang ternyata mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga lokal maupun warga luar daerah,seperti yang ada di Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara.” ujar Tayo sapaan akrabnya.
Lanjut di katakannya, kegiatan tambang ini bisa dikatakan sangat kompleks, sebab tidak hanya fokus dalam melakukan penambangan. Namun sudah mampu berpartisipasi dan mengupayakan perbaikan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Salah satunya dengan menarik lebih banyak tenaga kerja dari masyarakat setempat bahkan luar daerah.
“Adanya tambang rakyat juga memiliki manfaat untuk membuka lapangan pekerjaan baru. Membantu meminimalkan jumlah pengangguran di sekitarnya, sekaligus mampu memberikan penghasilan bagi warga,” jelas pengusaha yang mempekerjakan sekitar 200 pekerja ini.
Dirinya juga menyampaikan bahwa hasil dari usaha ini juga banyak membantu kegiatan-kegiatan pemerintah desa, Kecamatan di Kabupaten Minahasa Tenggara (mitra).
“Tidak cuma itu saja, kami pengusaha juga memberikan bantuan buat tempat ibadah berupa Masjid,Gereja, Panti Asuhan bahkan beberapa pesantren yang ada “, Ujar Tayo.
Dengan adanya pertambangan ini, masyarakat yang ada di Minahasa Tenggara sangat terbantu karena ribuan pekerja yang mengadu nasibnya di sini, yang dulunya berkekurangan saat ini sudah memiliki fasilitas tempat tinggal yang layak serta sudah dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Sementara salah satu warga Ratatotok yang profesinya sebagai penambang, dan tidak mau namanya di sebut di media ini (red) mengatakan, seandainya tambang ini di tutup, bagaimana nasib ribuan penambang yang nota bene sebagai penambang.
“Kalau benar-benar tambang rakyat ini ingin di tata pemerintah, Pemerintah juga harus melihat ribuan para pekerja yang menggantung nasibnya pada pertambangan ini, dan kami sangat setuju jika pertambangan di Ratatotok ini di tangani langsung oleh Koperasi,”pungkasnya. (Rusli)






