Sulut – Sebanyak 9 Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Utara akan melaksanakan perhelatan Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Pilkada tahun ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena harus menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.
Untuk memastikan pelaksanaan Pilkada ini berjalan lancar, Rabu (24/6/2020) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 secara Virtual atau video conference (Vidcon) melalui aplikasi Zoom Meeting.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian ini diikuti oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan seluruh kepala daerah yang akan melaksanakan Pilkada serantak tahun 2020.
Dalam rapat yang dilakukan secara virtual itu, Mendagri menyampaikan bahwa dirinya optimistis Pilkada terlaksana 9 Desember 2020 karena segala persiapan dan program telah disiapkannya. Bahkan Mendagri menegaskan sudah mempersiapkan berbagai skenario dan berbagai kemungkinan pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Covid-19 mendatang.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Tito juga menekankan kepada 270 daerah yang terdiri dari provinsi, kabupaten dan kota, segera memenuhi transfer anggaran kepada KPU, Bawaslu dan pihak pengamanan.
“Ini agar persiapan lapangan untuk memverifikasi data dapat memenuhi kebutuhan protokol kesehatan, seperti masker, baju hazmat, hand sanitaizer dan lainnya. Sehingga saya minta segera saja mentransfer dana untuk itu semua kepada penyelenggara Pilkada dan lembaga terkait lainnya,” ujar mantan Kapolri ini.
Adapun vidcon turut dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (*/JM)






