Manado – Asrama Sapta Marga IX Wanea yang berada di Kelurahan Wanea Kecamatan Wanea, dilalap si jago merah. Akibatnya, 10 barak yang dihuni oleh 10 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal. Selasa (28/5) sekitar 05.00 Wita.
Menurut informasi yang berhasil dirangkum, kesepuluh kepala keluarga tersebut yakni, Srk Jefri (Kodam XIII/Mdk), Peltu Imron (Pendam XIII/Mdk), Srm Rijadi (Korem 131/Stg), Pelda Bernadus (Kodim 1302/Min), Srd Slamet (Kodam XIII/Mdk), Srd Khamami (Korem 131/Stg), Srt Kristo (Kodam XIII/Mdk), Srk. Denny (Hubrem 131/Stg), Mayor Cba Rusdi (Kasijasa Bekangdam XIII/Mdk), dan Srd Aslam (Hubdam XIII/Mdk).
Sementara menurut keterangan dari saksi yakni Peltu Imron kalau dugaan api berasal dari rumah yang dihuni oleh Srk Jefri. Kemudian api dengan cepat membesar sehingga menghanguskan 9 rumah lainnnya.
“Sebanyak 10 barak yg di huni oleh anggota aktif tugas di kesatuan TNI, serta 2 kendaraan bermotor dan seisi rumah korban yang lain tidak sempat menyelamatkan harta bendanya di karenakan api menjalar begitu cepat,” ujarnya.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Bupati Minut Pnt. Dr. Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh membenarkan adanya peristiwa tersebut, “dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting/arus pendek listrik, dan untuk kerugian material sekitar 450 juta,” pungkasnya. (Dwi)








