Bitung, Redaksisulut – Pemerhati Lingkungan yang bertujuan mengeksplor Kota Bitung Andre Kaligis tidak menyangka bisa bertemu salah satu Nelayan Inspiratif di Kota Bitung. Awal pertemuan saat berkunjung ke Pulau Lembeh.
“Saat itu hanya mau berkunjung ke Pulau dua Lembeh dan bertepatan naik di perahu om Angki. Dari pembicaraan om Angki pun mengajak datang untuk singgah di taman baca miliknya”. Katanya.
Angki sapaan akrab Frangky Takalepakeng adalah salah satu penduduk di Desa Pamurutan, yang juga pendiri Taman Baca Mandiri Blessing Beach, Pulau Lembeh, Kota Bitung.
“Om Angki tinggal di Desa Pamurutan sudah lebih dari 30 tahun. Ia adalah generasi kedua dari Takalepakeng yang tinggal di desa Pamurutan. Pak Angki tinggal bersama istri dan keempat anaknya. Kesehariannya adalah mencari ikan dan bekerja di salah satu pabrik ikan”. Tambahnya.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Dengan bertemunya Nelayan yang Inspiratif Andre bersama rekannya berharap agar taman baca ini bisa dikenal dan bisa lebih berkembang menjadi lebih besar.
“Di desa Pamurutan ada sebuah Taman Baca Mandiri bernama Taman Baca Blessing Beach. Taman baca ini berdiri sejak tahun 2017 didirikan oleh Pak Angki. Awalnya dari beberapa buku hingga menjadi ratusan buku. Semua karena donasi dari komunitas-komunitas dan aparat keamanan disana. Alasan Pak Angki mendirikan TBM ini adalah rasa prihatin terhadap masyarakat kampung disana yang kurang memiliki ilmu pengetahuan dengan harapan dari taman bacaan ini, warga kampung setempat bisa memiliki wawasan yang luas dan mulai memperbaiki pola pikir yang ada”. Katanya.
Dari kunjungan ini Andre bersama rekan perjalanan berharap agar taman baca milik pak Angki bisa berkembang dan kiranya bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah, komunitas dan masyarakat yang ada di Kota Bitung.
“Di Lembeh ada taman baca mari kita bantu dan dukung om Angki”. Kata Andre dengan merasa kagum. (Wesly)






