Manado – Tempat wisata air terjun Tumpang yang berada di Kelurahan Kima Atas Lingkungan III Kecamatan Mapanget, kembali memakan korban jiwa. Pasalnya, Sabtu (16/3) sekitar 15.10 Wita, ditemukan mayat pengunjung di objek wisata andalan Kima Atas tersebut. Setelah diidentifikasi, mayat tersebut bernama Muhammad Harli Gobe (18) warga Kelurahan Kampung Islam Lingkungan I Kecamatan Tuminting.
Menurut keterangan dari saksi bernama Pandi Otolua (30) warga Kelurahan Kampung Islam Kecamatan Tuminting yang adalah teman korban mengatakan, awalnya pada pukul 11.00 Wita, saksi bersama korban dan dua teman perempuan mereka yakni Nuraini Yusuf dan Marni Deoli pergi ke lokasi air terjun Tumpang yang berada di Kelurahan Kima Atas Lingkungan III Kecamatan Mapanget.
Sesampainya disana, mereka menggelar pesta minuman keras (miras). Kemudian pada pukul 12.00 Wita, saksi bersama bersama korban dan perempuan Nuraini Yusuf turun ke sungai untuk mandi di air terjun, “saat sedang asik mandi, saya melihat Nuraini terseret arus dan tenggelam, sehingga saya langsung menariknya ke pinggir sungai. Setelah itu saya mencari korban diseputaran air terjun, namun korban sudah tidak terlihat,” ujar saksi.
Sementara menurut keterangan dari saksi bernama Bismar Maulenseng (47) warga setempat, mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat, saksi langsung mencari korban di aliran sungai air terjun. Dan akhirnya korban ditemukan diseputaran air terjun dalam kondisi sudah meninggal dunia.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani,SE membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, “korban sudah tidak dilakukan otopsi dikarenakan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Dwi)








