Mitra-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara, menggelar Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, bertempat di Taman Kota Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (18/7/2024).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ir. Ronald Sorongan, M.Si, dan di hadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, ST, M.Erg.
Dikesempatan itu Kaper BKKBN Sulut memberikan apresiasi kepada Bupati Mitra atas respons dan dukungannya dalam setiap kegiatan BKKBN.
Tandayu mencatat bahwa berkat kepedulian Pj. Bupati Mitra, angka stunting di Kabupaten Mitra berhasil turun hingga 11,5 persen.
“Pelaksanaan Harganas di Kabupaten Mitra tahun 2024 ini karena Kabupaten yang dipimpin oleh Ronal Sorongan dinilai berhasil menurunkan angka stunting hingga 11,5 persen. Kepedulian sahabat saya ini terhadap BKKBN sangat luar biasa,” ujar Tandayu dalam sambutannya.
Tandaju berharap Harganas mengingatkan kembali peran para pemangku kepentingan, tokoh-tokoh masyarakat termasuk keluarga dalam pembangunan keluarga.
Selain itu, meningkatkan kinerja pengelola dan petugas dalam mengoptimalkan program ‘Bangga Kencana’ serta mengingatkan kembali kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting.
“Tahun ini adalah tahun ketiga berturut-turut isu stunting diangkat sebagai tema Harganas,” ujarnya.
Tandaju kembali mengingatkan, menurunkan angka prevalensi stunting membutuhkan kepedulian semua pemangku kepentingan, tidak hanya pemerintah.
“Dalam peringatan Harganas tingkat provinsi, kami juga menghadirkan pakar demografi sebagai narasumber yang akan mengupas terkait peluang dan tantangan demografi saat ini,” ujarnya.
Kaper BKKBN Sulut menyebutkan provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut diperhadapkan dengan permasalahan masih cukup tingginya angka prevalensi stunting.
Sebagaimana data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting mencapai 21,3 persen atau meningkat sebesar 0,8 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 20,5 persen.
“Kami optimis bila semua pihak termasuk keluarga bersinergi, bergerak bersama maka angka penurunan stunting bisa ditekan,”Pungkas Tandaju.
Dalam rangkaian kegiatan Harganas Ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Utara ini mencakup berbagai pelayanan dan aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain, pelayanan KB, pelayanan Kesehatan Mata, Pelayanan Kesehatan Umum, Donor Darah, Penyuluhan Kesehatan, Lomba Menu Dashat, Pameran Produk UPPKA, dan Atraksi Kesenian.
Acara ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Minahasa Tenggara dan sekitarnya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berkualitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Mitra Ir. David Lalandos, para asisten, kepala SKPD, camat, lurah, perwakilan kepala SKPD BKKBN di 15 kabupaten/kota, serta undangan lainnya. (*/JMo)

















