Tahuna – Dari data yang dirampung media ini jelang 1-27 Januari 2022 di Kabupaten sangihe, kasus Demam Berdarah (DBD) capai angka 22 kasus terdiri dari 15 pasien anak-anak dan 7 orang Dewasa semuanya dirawat Rumah Sakit Liun kendage Tahuna.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe melalui Pejabat fungsional Epidemikologi Kesehatan Reonald Tanod A.md kep.Spd mengungkap,Tahun 2021 pada bulan oktober sampai November pihaknya telah melaksanakan Fogging beberapa lokasi di kota Tahuna dimana ada sejumlah kasus DBD.
“Tahun lalu bulan oktober dan november kami pihak Dinas Kesehatan telah melaksanakan fogging di sejumlah lokasi yang teriidentifikasi terkait dengan 99 kasus DBD sepanjang tahun 2021 lalu.Namun hal itu belum cukup apabilah masyarakat tak melakukan 3M plus pencegahan DBD sehingga awal tahun ini, kasus DBD bertambah ” ungkap Reonald.
Plt,Kepala Dinas Kesehatan Dra Lily Rezkiah Msi. mengajak segenap masyarakat untuk turut serta dalam pencegahan DBD dimana seluruh lapisan masyarakat harua bekerjasama dalam hal kebersihan lingkungam.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Memang pihak kami telah melaksanakan fogging belum lama ini , namun untuk pencegahan secara menyeluruh ,itu harus adanya perhatian yang sangat dari warga masyarakat iti sendiri. Kita perlu menjaga kesehatan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan demam berdarah. Untuk itu diperlukan kepedulian peran serta aktif masyarakat untuk bergotong royong melakukan langkah-langkah pencegahan penularan penyakit DBD, melalui kegiatan pemberantasan nyamuk dan jentik secara berkala dan PSN 3M Plus,” Tutup Kadis Rezkiah. (Yos)








