Tahuna-Nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI di kabupen Sangihe mengeluhkan performa mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dinilai bermasalah. Keluhan utama yang muncul ke permukaan adalah insiden “kartu tertelan” saat proses transaksi berlangsung, yang memicu kekhawatiran terkait keamanan saldo dan efisiensi waktu nasabah.
Kejadian bermula saat warga kota Tahuna kabupaten kepulauan Sangihe, Y.A (48) pada pukul 12.00 wita melakukan transaksi di ATM yang berlokasi disamping perumahan Kepala cabang Bank BNI di Bungalawang kecamatan Tahuna pada Jumat (15/05/2026) mengeluhkan ketika kartu ATM dimasukan dan menekan Pin, tiba-tiba mesin ATM kembali ke menu awal kartu ATM masih didalam.
“Saya rencananya akan melakukan penyetoran tunai, dikarenakan ATM di kantor BNI lagi banyak antrian saya langsung ke ATM yang ada di Bungalawang samping rumah Kepala Cabangnya, namun ketika saya masukan kartu, ATM nya tak memunculkan Menu tetapi tetap pada Layar awal dan kartu ATM tak kunjung keluar dari mesin,” ungkap Y.A.
Hal yang sama juga dialami oleh warga yang kerap melakuan transakasi di ATM bank BNI Terdekat seperti di Pasar Towo’e tepatnya, ATM di halaman SPBU towo’e disitu juga sering menelan kartu ATM Nasabah.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Dalam hal ini gerai ATM bank BNI di kota Tahuna ada 2 unit yang sering menelan kartu ATM nasabah yakni berlokasi di halaman SPBU Towoe, kelurahan Sawang Bendar, dan di samping rumah kepala cabang BNI di kelurahan Bungalawang kecamatan Tahuna.
Ditanya wartawan, Ibu Y.A (red) mengutarakan bahwasannya ketika kartu ATMnya tertelan alias tak kembali, dirinya langsung melakukan koordinasi terkait persoalanya ke pihak Bank, namun karena hari itu libur nasional sehingga di kantor cabang bank BNI Tahuna hanya ada sekuriti/satpam.
“Saya langsung berkoordinasi dengan pihak bank namun karena hari libur jadi di kantor Bank BNI hanya ada sekuriti bernama Bil Samalam, dan dirinya menjelaskan bahwasannya ketika kartu tertelan harus menunggu petugasnya yakni karyawan, namun saat ini libur,”ujarnya.
Y.A menyayangkan tak ada solusi yang cepat dan tepat dari pihak Bank dan hanya mengatakan menunggu petugas.
Menurut Y.A dirinya sangat mengandalkan kartu ATMnya dalam melakukan transaksi secara pribadi dan urusan pekerjaan dan saat kejadian ini, Y.A sedang melakukan penyetoran tunai uang perusahaan yang akan digunakan untuk pembelian BBM.
“Sebenarnya saya sangat membutuhkan kartu ATM tersebut, namun tak bisa gunakan karena tertelan oleh mesinnya dan pihak bank melalui sekuritinya mengatakan harus menunggu petugas dan tidak sekarang atau besok namun dalam waktu yang tidak ditentukan, sehingga saya merasa dirugikan karena dalam waktu lama tak bisa melakukan transaksi dengan kartu ATM” pungkasnya.
Beberapa warga Tahuna yang juga mengalami hal yang sama merasa khawatir terhadap kartu ATM yang mungkin saja keluar dengan sendirinya dari mesin sekaligus mengalami kerugian selama beberapa waktu. (Yoss)








