Bupati Michael Thungari Membuka Pencanangan Desa Cantik Statistik Di Kampung Pokol Kecamatan Tamako

oleh -814 Dilihat

Tahuna-komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam mendukung program Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten kepulauan Sangihe, Bupati Michael Thungari bersama wakil bupati Tendris Bulahari secara resmi membuka  giat pencanangan Desa cantik statistik sekaligus pembinaan statistik sektoral seri 1 di kampung Pokol Kecamatan Tamako , Rabu (06/05/2026)

Dalam giat itu juga telah dilakukan penandatanganan Piagam Pencanangan Program Desa Cinta Statistik, sebagai landasan peningkatan literasi statistik dan kapasitas aparatur kampung dalam pengelolaan data yang akurat, berkualitas, serta berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswanto, S.S.T,  M.S.E,  mengungkapkan dimana program Desa Cantik telah berjalan kurang lebih tiga tahun terakhir  seperti di Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara, Kampung Kuma I, Kecamatan Tabukan Tengah dan di tiga kampung  kecamatan Tamako yakni Nagha I, Bebu, dan Pokol.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab BPS sebagai lembaga statistik dalam mendukung perencanaan dan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah dan melalui program Desa Cantik, BPS ingin meningkatkan literasi statistik di level pemerintahan terkecil  dalam penyelenggaraan pendataan serta pemanfaatan data secara tepat”jelas Siswanto

Lanjut  Siswanto  membeberkan program tahun  2026 ini,  BPS akan melakukan pembinaan terkait pemutakhiran data sosial ekonomi di tiga kampung Desa Cantik  sekaligus menyiapkan aplikasi pengumpulan data berbasis Android yang akan digunakan aparat kampung dalam melakukan pendataan.

“Kami  menyiapakan  aplikasi untuk pengumpulan data berbasis android dan  akan diserahkan ke desa dengan harapan  bisa dipakai di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan juga disediakan <span;> website bagi tiga kampung ini untuk menampilkan indikator-indikator yang telah dikumpulkan, sehingga data dapat diakses dan dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan kampung” ujar Siswanto

Menurutnya, penguatan kapasitas desa dalam mengelola data statistik sangat penting guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan terukur.

Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan dilanjutkan dengan Pembinaan Statistik Sektoral Seri I,  dengan  tujuan memperkuat sinkronisasi data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pendujung t<span;>erwujudnya Satu Data Sangihe yang terintegrasi dengan Program Satu Data Indonesia, demi memastikan data pembangunan daerah lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Turut dalam kegiatan ini  unsur BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe , Forkopimca, pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Kepulauan Sangihe, Camat Tamako, para Kapitalaung, serta tokoh masyarakat setempat. (Yoss)

No More Posts Available.

No more pages to load.