Manado – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene didampingi Walikota Manado GS Vicky Lumentut memantau pelaksanaan pemberian Vaksin Massal bagi para pedagang di kawasan Pasar Pinasungkulan Karombasan dan kelompok lansia di Auditorium Universitas Sam Ratulangi, Manado. Jumat (5/3/2021).

Pelaksanaan vaksinasi masal ini merupakan rangkaian dari program Vaksinasi Nasional Covid-19 bagi 181,5 juta penduduk Indonesia dengan menargetkan pelaksanaanya akan berlangsung selama 1 tahun.

- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Pada tahap kedua ini, pemberian vaksin di prioritaskan bagi 38,5 juta tenaga pelayanan publik. Karena mereka memiliki interaksi dan mobilitas tinggi sehingga rentan terpapar Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi di Unsrat sendiri, merujuk pada data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, jumlah sasaran yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi sebanyak 8000 orang. Dari hasil skrining, vaksinasi diberikan kepada 3000 lansia dengan target pelaksanaan selama 1 hari.

Menteri Kesehatan menegaskan bahwa vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari penularan Covid-19, pemberian vaksin berfungsi untuk memberikan kekebalan bagi tubuh, sehingga ketika sakit maka sakitnya lebih ringan.
Sementara, Walikota GSVL mengucapkan terima Kasih atas kunjungan dan bantuan perlengkapan alat-alat kesehatan dari Menteri Kesehatan. “Semoga dengan kunjungan ini semakin menambah dukungan baik moril bagi para warga Manado dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.” Ucap Walikota GSVL. (Lipsus)






