Wabup RD Hadiri Paripurna Penyampaian KUA-PPAS APBD 2022 dan Perubahan 2021

Minahasa. -Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Dalam Rangka Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Rancangan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2022, serta Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun Anggaran 2021, Sebagai tindak lanjut, DPRD Minahasa menerima penyampaian tersebut lewat Rapat Paripurna, bertempat di ruang sidang Kantor DPRD Minahasa. Senin (13/09/2021).

Rapat Paripurna itu di pimpin Ketua DPRD Minahasa, Glady P. E. Kandouw SE, didampingi Wakil Ketua Okstesi, Prisilia Runtu, SH, M.Si; Denny Kalangi dan di hadiri Sekwan, Drs. Dolfie Kuron, MBA serta Anggota DPRD Minahasa.

Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw, SE menyampaikan Rapat Paripurna ini menindaklanjuti surat masuk dari Sekretaris Daerah Minahasa nomor 900/211/SEKR.BPKAD, perihal penyampaian rancangan KUA-PPAS 2022, tertanggal 27 Agustus 2021, yang sudah dibacakan pada Rapat Paripurna DPRD Minahasa tanggal 30 Agustus 2021 dan surat masuk dari Sekretaris Daerah Minahasa nomor 900/227/SEKR-BPKAD perihal penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS 2021, tertanggal 10 September 2021.

“Maka saat ini kita akan mendengarkan penyampaian Bupati Minahasa tentang rancangan KUA-PPAS 2022 dan rancangan perubahan KUA-PPAS 2021, yang akan disampaikan oleh Wakil Bupati,” ujarnya.

Sambutan Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU. ASEAN. ENG dibacakan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SE menyampaikan bahwa, RKPD Minahasa dalam penyusunannya berpedoman pada Perpres nomor 18 tahun 2020, tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024.

” RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021-2026, serta RPJMD Minahasa tahun 2018-2023, yang mengusung visi “Mewujudkan Minahasa Yang Maju dalam Ekonomi dan Budaya, Berdaulat, Adil dan Sejahtera, sedangkan tema pembangunan yang diusung untuk tahun 2022 adalah Pemantapan Ekonomi Masyarakat Melalui Peningkatan Kontribusi Sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata” untuk mendukung pemerataan pembangunan wilayah.“KUA-PPAS 2022.” Urai Wabup RD.

“Serta rancangan perubahan KUA-PPAS 2021 ini disusun dengan pendekatan kinerja yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. Sedangkan arah kebijakan keuangan daerah difokuskan untuk mengatasi isu strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah,” Tambah Wabup RD.

Lanjut Wabup Minahasa  menyampaikan beberapa asumsi dasar yang mendasari KUA 2022 adalah :1. Asumsi Ekonomi Makro Daerah» Laju InflasiPerkembangan laju inflasi tahunan daerah Kabupaten Minahasa yang direpresentasikan oleh kota Manado untuk bulan Februari 2021 secara tahunan mengalami inflasi sebesar 0,96 persen (bps provinsi sulawesi utara) diasumsikan laju inflasi tahun 2022, Kabupaten Minahasa berada pada angka 3.0 – 5.0 persen.

“Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Pendapatan domestik regional bruto (pdrb) kabupaten minahasa atas dasar harga konstan 2000 tahun 2020 sebesar rp. 11.681.361.000.000,atau (sebelas koma enam puluh delapan triliun rupiah) pertumbuhan ekonomi kabupaten minahasa tahun 2020 sebesar -1,03 persen mengalami perlambatan pertumbuhan dibandingkan tahun 2019 sebesar 5,82 persen dengan nilai pdrb sebesar 11.810.150.010.000,atau (sebelas koma delapan puluh satu triliun rupiah) atas dasar harga konstan. diasumsikan pertumbuhan ekonomi kabupaten Minahasa tahun 2022 berada pada angka 4 – 5 persen, terkoreksi dari target RPJM tahun 2021 yang berada pada angka 6.3 – 6.4 persen.” Jelas Wabu RD.

“Tingkat KemiskinanPresentase penduduk miskin sejak tahun 2017 sampai tahun 2019 menunjukkan perkembangan relative baik. presentase penduduk miskin pada tahun 2017 berada angka 7,9 persen dengan jumlah penduduk miskin 26.34 ribu jiwa, presentase ini kemudian menurun pada tahun 2018 pada angka 7.3 persen dengan jumlah penduduk miskin 24.49 ribu jiwa. pada tahun 2019.” Tutup Wabup RD. (Ronny)

Related posts