MANADO – Sebagai pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Manado yang disebut Bhinneka Tunggal Ika, Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (SONYA-SYARIF) diharapkan menjadi Paslon pemersatu bangsa.
Harapan tersebut disampaikan Uskup Manado Mgr Benecditus Esthepanus Rolly Untu, saat paslon nomor urut 2 itu menyambangi Keuskupan Manado, Kamis (01/10/2020) kemarin.
Menurutnya, paslon SONYA-SYARIF merupakan miniatur Indonesia serta representasi rakyat Indonesia yang majemuk, sehingga memiliki keunikan serta daya tarik tersendiri dari paslon lainnya yang bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado tahun 2020.
“Pasangan calon ini adalah miniatur Indonesia. Jaga keberagaman yang ada serta terus ciptakan toleransi dan keharmonisan di Kota Manado, apabila rakyat mempercayakan anda berdua untuk memimpin Kota Manado,”ujar Uskup Untu.
- Hadiri RDP Bersama DPD RI, Gubernur Yulius Tegaskan Penyelesaian HGU PT Ratatotok Harus Pro-Rakyat dan Pro-Ekonomi
- Hiswana Migas Sulut Gandeng Pertamina, BRI, BI dan Danantara Percepat Digitalisasi Distribusi Energi
- Hiswana Migas Sulut Dorong Sinergi Energi dan Perbankan, Sonny Bongkiriwan: Kolaborasi Jadi Kunci Stabilitas Distribusi BBM
Menanggapi hal itu, SONYA-SYARIF menyatakan kesanggupannya untuk mewujudkan harapan Uskup Manado dan masyarakat Kota Manado serta umat beragama di kota ini.
“Apa disampaikan Pak Uskup Manado adalah amanah bagi kami dan kami siap untuk mengemban amanah itu, menjaga keberagaman yang ada untuk menjadikan Manado sebagai kota modern dan berbudaya,”tukas SSK.
Seperti diketahui, paslon SONYA-SYARIF yang didukung Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadlian Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu, satu-satunya paslon perwakilan umat yang ikut dalam kontestasi Pilkada Manado tahun 2020.
Sonya Kembuan sendiri seorang Katolik sedangkan Syarifudin Syaafa adalah perwakilan umat Muslim.(*)






