Untuk Bansos,Pemkab Minahasa Siapkan Anggaran 12,5 Miliar

Tondano – Sejak ditetapkan Darurat Bencana Non Alam Covid-19, sejumlah langkah pencegahan serta kebijakan pemerintah telah mulai, dengan semua sekolah telah diliburkan, tetapi belajar, pegawai negeri sipil berkantor di rumah dan ada 1 satu 2 dua masuk kantor piket bergantian, dan semua tempat usaha rumah makan, tokoh baiknya menyediakan tempat cuci tangan, masyarakat ketika kerumah makan baiknya belanja dan makan di rumah. 

Hal tersebut di katakan Dr. Ir. Royke O. Roring, M. Si.IPU,Asean Eng,dalam konferensi pers bertempat di ruang Pemkab, Jumat (3/4/2020).

Dijelaskan Bupati ROR,Pemkab Minahasa telah menyediakan 22 tempat dari 23 Puskesmas yang ada di Kabupaten Minahasa, delapan diantaranya saat ini bisa rawat inap. Dari delapan Puskesmas yang bisa rawat inap ini, lanjut ROR, ada masing-masing satu ruang isolasi.

“ Untuk 14 Puskesmas sisanya, akan dimaksimalkan. Minimal, ketikan ada masyarakat keluhan kondisi fisiknya, bisa membuat rujuakan, baik ke RSUD Sam Ratulangi Tondano atau RSUD Prof Kandouw Malalayang Manado,” Jelas Bupati ROR.

Lebih lanjut Bupati ROR menyampaikan kesiapan Pemkab Minahasa saat ini yakni memesan Alat Pelindung Diri (APD), untuk RSUD Sam Ratulangi Tondano, dimana untuk tahap pertama ada 55 APD lengkap dan tahap dua ada 50 APD tidak lengkap, ditambah satu ventilator. Demikian juga di delapan Puskesmas ada 50 APD tidak lengkap dan masing-masing satu ventilator.

“Saat ini Pemkab Minahasa memang kesulitan mendapatkan masker. Sudah memesan tetapi belum bisa didapatkan saat ini. Pemkab Minahasa juga sudah berupaya melakukan pergeseran anggaran sebesar Rp 10,5 Miliar, untuk Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.” Ucap Bupati ROR.

Ditambahkan Bupati, saat ini sementara memproses pergeseran anggaran tahap dua sebesar Rp 12,5 Miliar untuk bantuan sosial, dan untuk penyaluran bantuan sosial ini, akan dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum hari raya Gerejawi Jumat agung dan sebelum Idul Fitri, dimana penyaluran akan di pantau langsung secara ketat oleh Tim Covid-19 dan aparat TNI dan Polri.

“Untuk tahap pertama ada 100 ton beras yang akan didistribusikan, dan nanti juga ada minyak goreng, telur, mie instan. Diupayakan sebelum Jumat Agung sudah bisa disalurkan untuk 23 ribu Kepala Keluarga kurang mampu, seperti tukang ojek dan pekerja harian lepas lainnya. Untuk sementara baru akan dibagikan dua kali atau dalam dua tahap,” Tutur Bupati ROR.

Bupati ROR menghimbau kepada warga yang baru datang dari luar daerah agar mengisolasi diri, apalagi berasal dari daerah merah atau yang sudah ada positif Covid-19 dan luar negeri, sambil mendapat pemantauan dari Dinas Kesehatan. (Ronny)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *