Arthur Rumengan : UKIT Buka Program Studi Kewirausahaan Tahun Ini

Rektor UKIT Pdt. DR. Arthur Reinhard Rumengan. M.Pd.k

Tomohon – Universitas Kristen Indonesia (UKIT) Tomohon  saat ini  dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Di mana UKIT ini berdiri dari 5 fakultas dan 15 program studi, tapi yang 7 fakultas dan 14 program studi sudah berjalan sejak 2 bulan yang lalu untuk mensosialisasikan tentang penerimaan mahasiswa baru.

Hal itu di katakan Pdt. DR. Arthur Reinhard Rumengan. M.Pd.k, selaku Rektor UKIT, kepada media ini, bertempat di ruang kerjanya, Kamis (21/07/2022).

Dikatakannya, sejak pekan lalu, pihak yayasan sudah melaksanakan wisuda dengan jumlah 351 orang, bertempat di Auditorium bukit Inspirasi Tomohon, yang di hadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XVI Wilayah Gorontalo,Sulut dan Sulteng, Munawir Sadzali Razak,SIP,MA, Ketua Badan Pekerja Sinode GMIM Pdt. Hein Arina (Pembina Yayasan), Ketua Yayasan GMIM Domeni Albertus Z. Wenas, dan David Sompie.MSc bersama jajarannya.

Dijelaskan Rumengan, di UKIT ada program studi Kewirausahaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek. Dan program studi ini akan di terapkan sehingga di harapkan perlu ada sosialisasi ke masyarakat karena di anggap sangat bagus.

“Khususnya di Sulut, baru UKIT yang mendapat ijin untuk penyelenggaraan prodi kewirausahawan ini. Hal ini sangat berhubungan erat dengan dunia bisnis karena priode ini kalau sudah mendunia dapat gelar Sarjana Bisnis (S.BNS),” jelas Rumengan.

Rektor UKIT Pdt DR. Arthur Reinhard Rumengan. M.Pd.k, mengaku pihaknya sangat optimis program Studi ini akan berjalan dengan baik, dan tentunya perlu dukungan dari semua pihak termasuk orang tua agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UKIT di tahun ajaran baru ini proses pembelajaran bisa berjalan.

“Hal ini yang patut di syikuri karena pemerintah penfodikan tinggi di Jakarta dengan dari Kementrian cabang mereka yang ada di Gorontalo untuk Sulut dan Sulteng namanya LLDikti XVI di mana mereka begitu mensupport kami untuk Universitas Kristen Indonesia (UKIT),” Ujar Rumengan.

Saat di tanyakan terkait kerjsama ketika Mahasiswa yang lulus nanti dengan pihak perusahaan, Rumengan  mengatakan bahwa kalau dari pemerdekaan mengharapkan seperti itu di mana program dari kampus merdeka itu mengukur dari keberhasilan universitas bagaimana lulusan kita itu bisa di serap oleh perusahaan atau instansi.

“Kan sudah ada beberapa  dari UKIT sudah buat MoU ada beberapa lembaga itu termasuk Badan Pusat Statistik di Sulut, juga mereka bersedia menopang UKIT dengan mendirikan pojok statistik yang akan di buat di Rektora yang baru.” Jelasnya.

Disamping itu,Kata Rumengan program studi yang baru ini, para Mahasiswa/i dapat di latih bagaimana bisa berbisnis pribadi dan mereka bisa bekerja di dunia bisnis.

“Jadi  program studi UKIT yang ke 15, di mana 14 itu ada di 7 fakultas, yaitu fakultas Theologi itu ada 4 program studi ada S1 memiliki 2 program studi TKP dan Fak satu dan ada program pasca sarjana ada Magister Theologi dan Doktor Theologi. Mengapa UKIT bisa mengelolah priode Doktor Theologi karena UKIT mempuyai profesor yang sudah selesai dari Unsrat dan Unima di mana perpanjangan kerja mereka. Dan dari UKIT juga sudah bantu mereka untuk mendapatkan NDK sehingga mereka resmi, jika tidak dari UKIT tidak akan mendapatkan ijin dan akreditas,” Ujar Rumengan.

Hal senada juga di sampaikan Wakil Rektor 3, Dr.Ir Frangki.R Tulungen.M.S.DEA, wisuda itu ada program doktor, Megister dan program sarjana yang wisuda barusan ini.

Dijelaskannya, di UKIT  ada Fakultas Pertanian di mana ada dua program studi yaitu Agro bisnis dan Agro Teknologi ada juga Fakultas F.IP ada dua juga program studi yaitu pendidikan bahasa inggris dan ekonomi ada lagi Fakultas F.MIPA, Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam, ada dua juga program studi yaitu Farmasi dan Biologi.

Lalu ada juga Fakultas Hukum dengan program studi ilmu hukum dan priode Psikologi  dan Fakultas Teknik dgn priode Teknik Sipil dan Teknik Arsiteltur. Itulah 15 program studi yang ada di UKIT dan sedang berpacu dalam persiapan tes gelombang pertama dan panitia juga sudah siap untuk membuka pendaftaran, termasuk Program Studi Kewirausahawan.

Dalam rangka pengembangan kelembagaan bagaimaan yang sudah di sampaikan oleh Rektor bahwa UKIT ini adalah milik GMIM, sehingga pembina yayasan Ds. A.Z.R.WENAS adalah ketua Sinode sendiri dan ketua Sinode BPMS.

Selaku badan pembina yayasan memberi perhatian dalam rangka pengembangan infrastruktur maupun pembanggunan sumber daya. Dan pada bulan September nanti akan di resmikan gedung yang presentatif yang panjangnya 100 meter dan lebar 18 meter dengan jumlah lantai 4. Di mana 3 lantai kiri dan kanan 4 lantai yang di tengah.

Dan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Gubernur Olly Dondokambey sangat memnerikan perhatian penuh dalam pengembangan sumber daya, utamanya memberikan Beasiswa bagi mahasiswa dan juga bagi dosen. dan calon dosen maupun dosen yang studi, di mana calon dosen yang studi S2 di Amerika.Jerman dan Korea. Dan S3 yang saat ini lebih banyak di Jerman .

Lanjut di kaatakan Wakil Rektor 3, Dr.Ir Frangki.R Tulungen.M.S.DEA, di samping itu dari pemerintah pusat melalui Kemendikbud itu juga memberi peluang untuk studi lanjut karena tersedia beasiswa untuk melanjutlan pendidikan, sehubungan dengan bantuan dari pemerintah ini datang juga dari anggota dewan yang terhormat Dra. Adriana Dondokambey MSi. yang mempunyai komitmen untuk membantu UKIT.

“Sejak tahun kemarin, Dra. Adriana Dondokambey MSi. sudah memberikan bantuan UKT,MAP dan bantuan KIP kuliah melalui program aspirasi karena beliau kebetulan di Komisi X DPR RI, sehingga sebagian besar di berikan ke UKIT. Jadi hal ini sangat membantu UKIT dan sekaligus akan menjadi semacam pengakuan pemerintah maupun masyarakat bahwa UKIT ini adalah perguruam tinggi yang bisa di katakan terbaik karena dari segi lembaga institusi saat ini baik atau sehat dan bonafid apa lagi melewati pandemi sedang berjalan 3 tahun banyak hal luar biasa, karena sekali pun dalam kondisi seperti itu UKIT tetap berjalan sebagaimana mestinya.” Jelasnya.

Selanjutnya menyangkut rencana penerimaan mahasiswa baru saat ini untuk gelombang pertama sudah mendaftar sebanyak 700 lebih mahasiswa dan khususnya Fakultas Theologi akan ada ujian yang akan di laksanakan pada tanggal 28 Juli 2022. Dan Penguguman di rencanakan di akhir bulan atau awal Agustus. Dan untuk gelombang kedua pendaftaran sùdah di buka dan untuk Fakultas Theologia program S1 untuk saat ini pendaftarannya sudah di tutup.

Dan untuk program studi lain di luar Fakultas Theologia itu masih menerima mahasiswa baru termasuk pasca sarjana masih terbuka pendaftaran yaitu sampai dengan bulan Agustus 2022.

Dan juga  Universitas di Tomohon ini  tersedia Beasiswa yang di kenal dengan KIP kuliah merdeka. Untuk jatah yang di UKIT masih tersedia, jadi masih ada jatah yang belum terpenuhi karena untuk  tahun ini  angaran penerima mahasiswa baru 2022 dan 2023 UKIT mendapatkan KIP kuliah merdeka itu beasiswa penuh dari semester 1- semester 8 dengan rapat calon mahasiswa itu lulus paling lambat tahun 2020. Dengan persyaratan berasal dari keuaraga miskin yang bakal siswanya itu memiliki kartu KIP kuliah di SMA atau dari kartu KSS atau penerima bantuan sosial yang terdata pada Kemensosial atau juga yatim piatu.

Dan jika mahasiswa itu tidak memenuhi syarat seperti yag di katakan tadi, itu boleh juga mendapat surat keterangan miskin dari pemerintah kelurahan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tergolong tidak mampu karena pendapatan keluarga itu  tidak lebih dari 4 juta atau pendapatan per orang itu tidak lebih dari 750 ribu, itu boleh dapat atau juga oramg yang datang dari 3 T itu dapat program Afirmasi termasuk yang penyandang cacat.

“Jadi kepada siapa saja calon- calon mahasiswa dan tergolong apa yang di katakan tadi, silahkan datang mendaftar di UKIT. Di mana UKIT akan membantu mendapatkan KIP kuliah,”Tutup Wakil Rektor 3 Dr.Ir Frangky R.Tulungen M.S DEA dan Wakil Rektor 1 Dr.Ir Sandra A.Korua.MSi. (Debby Assa) 

Related posts