Tujuh Tahun Terdiam, Barisan Mantan Spensa ’93 Sukses Gelar Baksos

Manado – Tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Manado tahun 1993 pada Sabtu, 13 Juli 2019 kemarin melakukan bakti sosial di dua Panti Asuhan daerah Kota Tomohon. Minggu, (14/7)

Aksi kemanusiaan ini diketuai oleh salah satu alumnus yaitu Bambang Setiawan yang saat ini telah berhasil dengan gelar dokternya.

“Kami adalah sebagian mantan dari salah satu sekolah yang saat ini namanya telah menjadi target wajib dari generasi penerus yakni SMPN 1 Manado atau nama gaulnya Spensa,” Ujar Bambang saat diwawancarai Redaksi Sulut.

Dari keterangan dr. Bambang, barisan para mantan Spensa ini mempunyai segudang kegiatan yang masih tertunda dikarenakan kesibukan masing-masing personil yang memang patut dimaklumi.

“Kegiatan ini telah lama menjadi list dalam niatan kami namun dikarenakan kesibukan juga jarak dari masing-masing rekan, akhirnya kami baru bisa mewujudkan beberapa dari deretan program hari ini,” lanjut Bambang yang adalah ketua pelaksana giat.

“Mengenai ‘tidurnya’ kami selama tujuh (7) tahun lamanya ya itu karena kondisi dari rutinitas juga keadaan personal kami dan murni bukan karena kami tidak kompak atau sebagainya,” tegas dokter tampan dan diiyakan oleh Firja Ma’ruf yang adalah motor group.

Menurut Bambang, area yang menjadi target hari ini adalah Tomohon dengan dua titik yakni Panti Asuhan Hidayatullah dan Nasareth. Sementara bahan bantuan berupa kompor gas beserta tabungnya, beras ikan roa, ikan kaleng, pampers juga bumbu dapur serta dispenser, aqua gallon, telur, dan beberapa jenis sembako lainnya.

Ditambahkan Bambang, setelah dua (2) titik di Tomohon tetap ada rencana mengunjugi panti asuhan lainnya di Kota Manado.

Sebagai informasi Team work Ketua dokter bambang setiawan, Sekum fachry Lauma dan Rudy Ibrahim, bendahara Endah Purwatiningsih, KoorLap Firja Ma’ruf, Tini Mato, Muchlies Nasadie dan Michael Joseph.(Shita)

Related posts

Leave a Comment