Tomohon-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME, melaksanakan audiensi dengan Konsul Jenderal Filipina di Manado, Mary Jennifer Domingo Dingal, Rabu (04/03/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Tomohon dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama Sister City antara Kota Tomohon dan Baguio, Filipina.
Inisiatif tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.
- Peringati Harkitnas Ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Dapat Tanah Orang Tua, Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
- Perkuat Kepastian Hukum Untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa penjajakan Sister City tidak hanya sebatas hubungan seremonial, tetapi diarahkan pada kerja sama konkret di berbagai sektor prioritas.
“Di antaranya pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, pertanian, hingga penanaman modal dan perizinan,” kata Sekda Roring.
Menurut dia, Kota Tomohon memiliki potensi besar di sektor pariwisata berbasis alam dan budaya yang dapat dipromosikan secara internasional melalui kemitraan ini.
“Demikian pula di bidang pertanian dan pengembangan produk unggulan daerah yang dinilai memiliki kesamaan karakteristik dengan Baguio,” paparnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal Filipina menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memfasilitasi komunikasi lanjutan antara Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kota Baguio.
“Kerja sama ini diharapkan mempererat hubungan bilateral di tingkat daerah antara Indonesia dan Filipina,” ujar Mary Jennifer Domingo.
Pertemuan ini turut dihadiri jajaran Konsulat Jenderal Filipina di Manado, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon, serta para Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan komitmennya untuk terus membuka peluang kerja sama internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan identitas budaya di kancah global. *






