Tomohon-Kota Tomohon memiliki berpotensi mengekspor holtikultura ke negara Jepang. Hal ini ditandai dengan kedatangan pengusaha asal negeri sakura di kawasan Michi No Eki (MNE) Pakewa Tomohon, Senin (20/5/2024).
Kedatangan para pebisnis dari Jepang tersebut disambut langsung Direktur Michi No Eki Vonny Josefien Pangemanan (VJP) dan Menejer Ervinz Liuw beserta Pengelola MNE.
Saat tiba di MNE, para tamu dari Jepang tersebut sangat terkesima dengan gedung Michi No Eki yang memiliki luas yang cukup besar dan bersih.
Mereka Iijima Teruaki (Narita City Council Member) serta pebisnis Naoto Taga San dan Moorowaki San.
- RDP Komisi III DPRD Sulut: PT MSM Janji Benahi Jalan Nasional Girian–Likupang dalam Empat Bulan
- Annabelle Maliangkay Wakili Minut di Putri Otonomi Indonesia 2026, APKASI Resmi Buka Audisi 20 Besar
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
Didampingi oleh Prof Alex Masengi dan istri Ixel Mandagi serta Akira Masengi yang juga merangkap penerjemah, Iijima Teruaki (Narita City Council Member) serta pebisnis Naoto Taga San dan Moorowaki San, mengaku bangga dan terhormat bisa mengunjungi gedung MNE.
“Serasa dinegeri sendiri, kami bangga ada gedung MNE di luar Jepang khususnya di Tomohon, ini membuat kami senang,” kata anggota dewan Iijima Teruaki, yang diaminkan kedua rekannya yang baru kali pertama datang di Kota Wisata Tomohon.
Direktur Michi No Eki, Vonny Josefien Pangemanan (VJP) menyambut positif kehadiran tamu dari negara Jepang dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan di MNE.
Melalui penerjemah, Akika Masengi, Naoto Taga San dan Moorowaki San mengungkapkan keinginan mereka untuk mengekspor buah-buahan dari Jepang ke Tomohon.
“Baiknya Jepang dan Tomohon jalin kerjasama. Hal ini bisa akan saling menguntungkan soal eksport buah-buahan,” Sebut Naoto Taga. (*/Bert)






