Manado– Sudah menjadi hal yang wajib bagi Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw untuk beribadah di hari Minggu. Pada Minggu (15/9/2024), dia didampingi anak-anak terkasih datang beribadah bersama Jemaat GMIM Pinaesaan Griya Paniki Indah (GPI) Kota Manado.
Dimana jemaat GMIM Pinaesaan GPI Kota Manado bersuka cita dalam ibadah syukur pengutusan dan penerimaan Pendeta Pelayanan serta HUT ke-16.
Dalam sambutannya Penatua Steven Kandouw terus menekankan pentingnya gereja bertransformasi sebagai wujud dari perjalanan spiritual jemaat. Dia mengapresiasi GMIM Pinaesaan GPI juga telah bertransformasi selama 16 tahun berdiri.
Selalu juga dia mengingatkan bahwa yang terpenting selain infrastruktur gereja, tapi juga bagaimana jemaat menjadi sumber damai sejahtera, suka cita dan pengharapan.
- GMIM Moria Kolongan Rayakan HUT ke-174 dengan Ibadah Syukur, Kejuaraan Moriko Cup 2026 Sukses Digelar
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
Momentum 16 tahun usia jemaat, Steven Kandouw juga mengajak masyarakat berkontemplasi dan evaluasi dengan tidak melupakan kehidupan bermasyarakat.
“Gereja harus mampu hadir dalam semua spektrum kehidupan masyarakat,” imbunya.
Menurutnya gereja harus terlibat dan mendorong jemaat untuk keluar dari kemiskinan. Juga konsen dalam peningkatan sumber daya manusia, di dalamnya mendorong anak muda untuk menyelesaikan pendidikan setinggi mungkin. Sehingga nantinya dapat bersaing di tengah tantangan kehidupan di era saat ini.
Yang tak kalah penting juga bagaimana gereja memberi pemahaman dan bersama melawan penyakit masyarakat. Salah satunya ketagihan akan judi online.
Melengkapi kebahagiaan jemaat GMIM Pinaesaan, Wagub Steven Kandouw pun memberikan hadiah bantuan bagi rumah ibadah.
Turut hadir juga Walikota Manado, pejabat Pemprov Sulut, tamu undangan bersama seluruh Pelayan Khusus dan jemaat GMIM Pinaesaan GPI. (Redaksi)






