Pohuwato-Di kabupaten Pohuwato terdapat 19 guru PGP dan dibantu oleh pengajar praktek sebanyak 4 orang, sehingga totalnya 23 orang. Panen hasil belajar ini menampilkan seluruh karya PGP di sekolahnya masing-masing dalam sebuah pameran.
Demikian di katakan Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, mewakili Bupati Saipul A Mbuinga saat menghadiri Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 Provinsi Gorontalo yang berlangsung di gedung panua kantor bupati, Sabtu, (8/7/2023).
Dijelaskan Sekda, Pendidikan Guru Penggerak ini merupakan implementasi kebijakan merdeka belajar episode kelima untuk mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan. Dan pada lokakarya 7 panen hasil belajar ini dilaksanakan di 4 kabupaten antaranya Kabupaten Pohuwato.
“Program PGP ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada guru menjadi pemimpin pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan potensi peserta didik dan aktif mengembangkan pendidik lainnya dalam implementasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk mewujudkan wajb belajar pancasila.” Jelas Sekda.
- Resmikan Kampung RA Dan Pemberdayaan Wakaf Produktif di Pekalongan, Sahli ATR/BPN Harapkan Kesejahteraan Masyarakat Terwujud
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kolaborasi PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Sulut Bersihkan Kawasan Malalayang Beach Walk
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Budaya Clean Energy Day Lewat Gerakan 1 Hari Tanpa BBM
Sementara itu, Kadis Pendidikan, Ikbar AT. Salam menjelaskan, tahapan pelaksanaan program PGP sudah sejak akhir tahun 2022 yang di mulai dari pendaftaran sampai mengikuti seleksi yang begitu ketat.
“Alhamdulillah untuk Kabupaaten Pohuwato angkatan 7 ini 23 orang yang dinyatakan lolos yang hari ini akan diserahkan ke pemerintah daerah. Dari 23 orang ada yang dari guru TK, SD, SMP ditambah dengan praktek pengajar 4 orang.” Pungkas Salam. (*Ain)








