Bitung,REDAKSISULUT.COM- Alifandi Hard Lamato (26) seorang pemuda warga Wangurer Barat Kecamatan Madidir, Kota Bitung, terluka akibat terkena peluru karet dibagian pergelangan kaki.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita di perempatan Girian Permai.
Informasi yang berhasil diterima media ini, Alifandi jadi korban salah tembak oleh oknum polisi.
Saat di kunjungi, korban masih enggan memberikan keterangan ke sejumlah media terkait dengan kronologi kejadian.
- Perkuat Sinergisitas Dan Jaga Kamtibmas di Morut, Bupati Delis Sambut Hangat Kunjungan Kapolres Junaidy Anthonius Weken
- Dihadiri Bupati Michael Thungari, Febrima. T. Angow Resmi Diangkat PAW Anggota DPRD Sangihe Periode 2024 -2029
- Kawal Pesta Bola Dunia, PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Sepanjang Gelaran Piala Dunia 2026 di Gorontalo
Hingga berita ini diturunkan, Alifandi masih dirawat intensif di rumah sakit Menembo-nembo.
Dari pantauan media, Alifandi didampingi keluarga dan salah satu anggota Provos Polres Bitung.
Kakak korban Agung Firmansyah Lamato (28) mengatakan, kejadian atas menimpa adiknya itu telah dilaporkan ke Propam Polres Bitung.
“Iya, tadi sore saya sudah buat laporan. Dan telah memberikan keterangan,” singkat Agung saat ditemui di Rumah Sakit Manembo-nembo, Minggu (02/03/25) malam.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bitung Iptu Nattip Anggai saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih.
Akan tetapi, Nattip tidak menampik adanya laporan warga di Propam Polres Bitung. “Iya, tadi sudah ada laporan,” katanya.
Saat ditanya diterkait dengan dugaan salah tembak oknum polisi, Nattip mengaku, masih menunggu hasil pemeriksaan.
“Teman-teman media bersabar ya. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Setelah dari itu akan disampaikan hasilnya,” Ungkap Nattip. (Mm)






