Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli atas tragedi kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua,sehingga banyak warga kawanua yang tinggal di Wamena masih berada di pengungsian. Dan bantuan dari Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Provinsi Sulut telah tiba di Sentani.
Hal itu di katakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, kepada wartawan. Jumat (4/10/2019).
“Kadis Sosial dan Kaban PBD bersama tim dari Provinsi. saat ini sudah tiba di Sentani, dan tim pun sudah bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga di pengungsian.”Ujar Bupati ROR.
Bupati ROR menuturkan sebagai sesama yang senasib sepenanggungan, apa yang diharapkan warga Minahasa di Wamena akan dijawab oleh Pemkab Minahasa bersama Pemprov.
- Sekwan Niklas Silangen Ikut Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026 : Kawah Candradimuka Untuk Perkuat Kompetensi Manajerial Dan Kepemimpinan
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
“Semoga kita harapkan tidak ada hal – hal yang mengkhawatirkan di sana. Tapi masyarakat Papua dan aparat menjamin keamanan mereka, juga ada keterlibatan dari kerukunan keluarga kawanua,” Ujar Bupati ROR.
Perihal jumlah warga kawanua, menurut ROR, masih akan diinventarisir.
“Sebab ada yang sudah di Jayapura, ada yang masih di Wamena,” Tuturnya. (Ronny Rantung)






