Minahasa – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar rapar Paripurna dalam rangka Hari Jadi Minahasa ke 593, bertempat di Wale ne Tou Minahasa, Jumat (05/11/2021).
Paripurna tersebut di hadiri Bupati Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati, Dr. (H.C) Robby Dondokambey, S.Si bersama Ketua TP-PKK, Ny. Dra. Fenny Roring-Lumanauw, SIP dan Wakil Ketua, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong.

Rapat Paripurna ini di pimpin Ketua DPRD Minahasa Gledy Patricia Kandouw bersama Wakil Ketua Oktesi Runtu, SH dan juga di hadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.
- Wali Kota Tomohon Tutup Kejuaraan Bulutangkis Terbuka Wali Kota Cup 2026, Siap Jadi Agenda Tahunan
- Wali Kota Tomohon Hadiri Kenal Pamit Kapolres, Tegaskan Komitmen Sinergi untuk Kemajuan Daerah
- Wawali Richard Sualang Lepas Ribuan Peserta HUT ke-403 Manado di MBW, Pelari Asal Kenya Juarai Half Marathon 21 K Putri
Wagub Kandouw dalam sambutannya berharap momen Hari Jadi Minahasa ini dapat dijadikan kesempatan untuk berkontemplasi, introspeksi, evaluasi apa yang sudah dicapai dan belum.

“Pelayanan pemerintah tolong dijaga yang lain ditingkatkan apalagi Standar Pelayanan Minimal pelayanan pemerintah di Minahasa paling di Sulawesi Utara dan ketiga di Sulawesi. Semua komponen masyarakat di Minahasa harus punya paradigma pembangunan yang holistik. Covid-19 jangan menjadi alasan tapi pemerintah harus ada inovasi dan terobosan,” tegas Wagub Kandouw.

Dalam peringatan Hari Jadi Minahasa yang digelar secara sederhana itu juga dilakukan penganugerahan gelar adat Tonaas Wangko kepada Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen Wanti Waraney Mamahit, Danrem 131/Santiago, Brigjen. Prince Meyer Putong dan Kepala Badan Narkotika Provinsi Sulut, Brigjen. Victor Joubert Lasut.

Serta pemberian penghargaan kepada atlit dan pelatih asal Minahasa yang berhasil meraih medali di PON XX Papua, peraih gelar Nyong Sulut 2021 dan Wakil 1 Noni Sulut juga pemberian nama Jalan Dolfie Tanor, mantan Bupati Minahasa.
Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga Paripurna Hari Jadi Minahasa ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. (Advetorial)









