Manado – Pemerintah Kota Manado melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kamtibmas, dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Pemkot Manado bersama TNI/Polri dalam melaksanakan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat di Wilayah hukum Kota Manado.

Rapat Koordinasi tersebut, di hadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Richard Sualang, dan Sekretaris Kota Mickler CS Lakat, Kapolres Manado, Mewakili Dandim Manado,Asisten I, Kasat Pol PP Manado, seluruh Camat dan Lurah se Kota Manado, seluruh Danramil dan KapolsekĀ serta Ketua BKSUA dan FKUB Kota Manado. Bertempat diruang serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (14/02/2022).

- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Diawal sambutannya Wali Kota menyinggung soal bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat serta soal berbagai investasi yang harus dikembangkan di Kota Manado. Dan hal ini bisa terlaksana jika Kamtibmas dapat dijaga dengan baik, dan ini perlu dilakukan pendataan oleh Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan
“Bagi Lurah dan Ketua Lingkungan harus menguasai wilayahnya danĀ mengetahui apa yang terjadi diwilayahnya seperti situasi dan kondisi dalam kaitan dengan kamtibmas,sambil berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Para Lurah juga harus menfasilitasi agar supaya permasalahan Kamtibmas dan perselisihan yang ada dimasyarakat bisa selesai secara kekeluargaan diwilayahnya.” Ujar Wali Kota.

Wali Kota juga meminta bantuan tokoh-tokoh agama agar terlibat dalam hal penyelesaian perselisihan yang terjadi atau dalam rangka meredam munculnya kamtibmas.
“Perselesihan harus diredam dengan bagaimana menciptakan komunikasi yang baik ditengah masyarakat. Karena komunikasi yang baik harus dijadikan jembatan didalam meredam perselisihan dan masalah kamtibmas.” UcapWali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan soal identifikasi bagi pemabuk termasuk soal warga yang terlibat narkoba. Hal yang akan dikembangkan juga adalah identifikasi lokasi-lokasi rawan kecelakaan untuk mengetahui penyebabnya. Sehingga Kasie trantib dikelurahan harus diberdayakan dan Pos Kamling dibuat dirumah ketua-ketua lingkungan masing-masing.
“Semua ini perlu diseriusi oleh para Camat, Lurah dan Ketua Lingkungan, sebab mereka merupakan ujung tombak dalam menangani masalah-masalah ini.”Tutup Wali Kota. (Mal)








