Morut-Perusahaan smelter nikel di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) membantu penimbunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bunta dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Petasia Timur sejak awal September lalu.
Deputi Departemen Emergency (Humas) PT GNI, Sun Gang, mengatakan, penimbunan tersebut merupakan respon cepat dan menindaklanjuti permintaan pihak sekolah untuk dibantu mengatasi keluhan banjir yang dialami Lembaga Pendidikan anak tersebut.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap dunia Pendidikan. Ketika sekolah membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah banjir, kami langsung bergerak cepat menghadirkan solusinya,” ujarnya, Rabu (17/09/2025).
Baca:Arief Ibrahim Dorong Pemda Morut Optimalkan PAD, Tanpa Bebani Masyarakat
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Penimbunan ini melibatkan alat berat berupa Dump Truck (DT) dan alat berat lainnya, material kerikil bercampur batu dan tanah di angkut dari Kawasan industry lalu diarahkan ke sekolah dan di awasi karyawan profesional dibidangnya untuk merapikan halaman sekolah tersebut.
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Bunta, Yamer Mandjarara, sangat mengapresiasi bantuan PT GNI. Ia mengungkapan rasa senang dan bersyukur kepada perusahaan yang telah menjawab keluhan mereka.
“Sangat bagus sekali untuk bantuan dari perusahaan ini, sangat membantu untuk kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Karena waktu hujan dua tiga hari, air tergenang di halaman sekolah,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini kegiatan proses belajar mengajar di sekolah tersebut sudah kembali normal. Siswa – siswi dan para guru-guru telah beraktivitas, seperti biasanya setelah beberapa Waktu lalu di liburkan lantaran sekolah itu tergenang air.
“Artinya untuk sekarang ini bisa mengatasi (genangan banjir), terima kasih kepada pihak perusahaan,” ucapnya. (*)








