Manado – Kepolisian resor kota (Polresta) Manado, menggelar konferensi pers terkait penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki yang sudah membusuk di perkebunan Desa Koha Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Sabtu (29/5) kemarin.
Dalam konferensi pers tersebut, Kabag Ops Polresta Manado Kompol Tommy Aruan mengatakan kalau mayat membusuk yang ditemukan tewas gantung diri merupakan FK (50) terduga pelaku pembunuhan gadis dalam karung di Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Selain itu, polisi juga merilis sejumlah fakta pembunuhan dan hasil autopsi korban.
“Hasil autopsi dan identifikasi dokter forensik serta barang bukti di sekitar penemuan mayat, disimpulkan mayat yang ditemukan itu benar FK (50). Dia tewas gantung diri,” ujar Aruan didampingi Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Taufiq Arifin dan Kapolsek Pineleng Iptu M. Pasaribu.
Hasil penyelidikan, FK merupakan orang yang bersama dengan MS (13) di hari korban hilang. Polisi juga mengungkap adanya unsur pemerkosaan sebelum korban dibunuh.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
“Hasil autopsi, ada bekas luka pada alat kelamin korban dan luka akibat benda tumpul di bagian kepala sebelah kiri,” katanya.
Diketahui, warga Sulut gempar dengan penemuan gadis dalam karung yang ternyata MS pada Jumat (21/5/2021). Korban sebelumnya dinyatakan keluarga hilang sejak Selasa (18/5/2021).
Selama sepekan penuh, polisi mengejar terduga pelaku yakni FK hingga mayatnya ditemukan warga setempat dalam kondisi membusuk di hutan Koha pada Jumat (28/5/2021). Dia ditemukan membusuk dengan kepala tinggal tengkorak. Penyebab kematiannya karena gantung diri. (Dwi)





