Morut-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut), resmi meluncurkan Unit Donor Darah (UDD). Sebagai bagian dari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Morut Ke- 12, di Markas PMI Morut, Rabu (22/10/2025) sore.
Peluncuran ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Morut, H Djira K SPd MPd, Ketua PMI Morut yang juga Ketua TP PKK Morut sekaligus Anggota DPD RI Asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang, SSi Apt, Plt. Kadiskesda Morut, Arif Paskal Pokonda, SKM MKes, Kepala Unit Donor Darah (UDD), dr Hanifa Indah Puspita, Direktur RSUD Kolonodale, dr Serly Pede MKes., Kadis P2KBP3AD Morut Alno Berniat Sanampe SKM MKes, Kepala BPJS Morut, serta Kepala Bank Sulteng Morut.
Ketua UDD PMI Morut, dr Hanifa Indah, melaporkan, kehadiran UDD merupakan salah satu program kerja PMI Pusat, yang kini telah terwujud di bumi tepo asa aroa tercinta.
“UDD ini adalah salah satu anak dari PMI Morut yang lahir berdasarkan program kerja PMI Pusat. Kami memiliki izin operasional bernomor 16.7.3/01/2025,” ujar dr Hanifa.
Saat ini UDD PMI Morut memiliki 17 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter, perawat, analis kesehatan, dan para medis lainnya. Sebelumnya, mereka telah mengikuti kunjungan belajar dan magang di PMI Provinsi Sulteng dan UDD Kota Makassar.
dr Hanifa, mengatakan, sumber dana operasional UDD berasal dari hibah APBD Morut.
“Pelayanan donor darah bukan baru kami mulai hari ini, tetapi sudah berjalan sejak tahun 2021. Setiap tahun kami berhasil mengumpulkan sekitar 800 hingga 1.000 kantong darah, dan bahkan bisa mencapai 2.000 kantong/tahun,” katanya.
Baca:Buka Peluang Anak Morut Belajar Ke Negeri Cina, Pemda Morut Teken MoU Dengan CBS
Sementara itu, Ketua PMI Morut, mengajak seluruh masyarakat untuk mensosialisasikan gerakan donor darah di Morut, sembari memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan relawan PMI atas kerja kemanusiaan yang tak kenal lelah selama ini.
“PMI selalu hadir di tengah masyarakat, bahkan ketika belum ada UDD mereka sudah aktif membantu Rumah Sakit Umum (RSUD) Kolonodale. Sekarang kita bisa kelola sendiri. Mari semangat mensosialisasikan gerakan ayo donor darah kepada masyarakat,” ujar Feby, sapaan akrabnya.
Ia mengingatkan, masyarakat tak perlu kuatir untuk mendonor, karena semua proses telah melalui pemeriksaan dan penyaringan kesehatan terlebih dahulu.
“Jangan takut mendonor. Semua pemeriksaan dilakukan terlebih dahulu, jadi aman. Saya berharap dengan adanya UDD ini, semangat kemanusiaan semakin menggeliat, dan capaian donor darah kita bisa meningkat dua kali lipat,” ungkapnya.
Wabup Djira, dalam sambutannya, menyampaikan, permohonan maaf atas ketidak hadiran Bupati Delis, karena sedang menjalankan tugas luar daerah.
Ia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kiprah PMI yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di Morut.
“Banyak nyawa yang tertolong berkat PMI. Teman-teman PMI selalu sigap membantu siapa pun tanpa memandang suku, agama, atau asal daerah. Semua dilakukan dengan tulus dan ikhlas atas dasar rasa kemanusiaan,” ucap Wabup Djira.
Kata dia, Pemda Morut juga terus berkomitmen untuk mendukung peran PMI dalam membangun masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) Jilid 2.
“Kepada seluruh perangkat daerah dan elemen masyarakat, mari bersama-sama membantu dan berkolaborasi sesuai fungsi dan kewenangan kita demi kemajuan Morut kedepannya,” kata mantan Kadisdikbud Morut.
“Harapan kedepannya dengan diresmikannya UDD PMI Morut, kebutuhan darah bagi masyarakat kini dapat dipenuhi secara lebih cepat, aman, dan mandiri, tanpa harus mengandalkan pasokan dari luar daerah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemda Morut dan PMI dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan,” tukasnya. (*)








