Tomohon – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tomohon yang diketuai ibu Lilyana Eman Mokoginta mengikuti kegiatan tahunan PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jambore Kader PKK 2019, di lapangan parkir Kantor Gubernur, Manado Sulut, Jumat (18/10/2019).
Dengan menggunakan pakaian kabasaran, Wakil Sekertaris PKK kota Tomohon Syske Wongkar yang juga menjabat sebagai Kasat (Kepala Satuan) Polisi Pamong Praja (Pol-PP) pemerintah Kota Tomohon, mengungkapkan maksud dari penggabungan ketiga tarian khas Minahasa adalah memperkenalkan kekayaan budaya Minahasa khususnya Kota Tomohon.
“Kekayaan budaya yang dimiliki kota Tomohon, patut kita jaga dan perkenalkan pada masyarakat luas.” Tutur Wongkar.
Disamping itu juga Wongkar menambahkan bahwa Kota Tomohon dikenal dengan adanya ivent Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF), masuk dalam 10 top Calender of Event Kemenpar RI tahu 2020.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Jadi tidak bisa dipungkiri lagi, dengan kegiatan seperti ini kami bangga bisa menampilkan dan menonjolkan nilai-nilai budaya kota Tomohon, karena budaya adalah salah satu yang mengangkat kepopuleran TIFF.” Ucap Wongkar.
Jambore PKK Provinsi Sulawesi Utara dihadiri oleh seluruh PKK yang ada di Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara. Ragam kegiatan dan lomba dilaksanakan pada Jambore tahun 2019 ini.
Pada sesi lomba parade/defile, tim penggerak PKK Kota Tomohon bernomor urut 12, menampilkan potensi dan keunggulan yang dimiliki Kota Tomohon melalui perpaduan tarian Kabasaran, Maengket dan Ma’zani. (*/Oma)






