Tahuna – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe menyelenggarakan sosialisasi pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Tagana Masuk Sekolah (TMS),di Kampung Kuma I Kecamatan Tabukan Tengah,”Kamis (20/7/23).
Kegiatan ini dibuka Langsung Pj Bupati.dr Rinny Tamuntuan, dihadiri oleh Kadis Sosial, Kominfo, Forkopimca, Staf Khusus Bupati, Kapitalaung Kuma I, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Pj Bupati mengapresiasi dan menyambut baik, pembentukan KSB dan TMS di kampung Kuma 1.
“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah antisipasi dini menghadapi bencana berbasis masyarakat khususnya di Kabupaten Kepulauan Sanguhe terdiri dari dataran, pegunungan, perbukitan, dan pantai memungkinkan terjadinya berbagai jenis ancaman serta memiliki potensi bencana yang tinggi.” Ucap Tamuntuan.
Tamuntuan mengatakan dengan adanya KSB nantinya akan berfungsi sebagai unit penanggulangan bencana daerah. Tidak hanya menanggulangi saat terjadinya bencana, tapi upaya pengurangan dampak saat terjadi bencana.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
“Untuk pembentukan kampung siaga sendiri di utamakan bagi wilayah yang rentan terjadi bencana dan untuk menjadi prioritas sekarang ini yakni Kampung Kuma 1 dan untuk kedepannya diupayakan lagi penambahan KSB di beberapa wilayah lainnya sekaligus memperkuat Taruna Siaga.” Jelas Tamuntuan
Tamuntun menambahkan dengan adanya kegiatan tagana masuk sekolah di SMP Negeri 1 Tabukan Tengah Penjabat Bupati berharap adanya dukung penuh oleh pihak sekolah dan masyarakat Sehingga dengan bantuan dan latihan yang di laksanakan, masyarakat nantinya lebih sigap lagi. ” Ketika ada bencana dimana, masyarakat bisa lebih dulu memberikan penanganan tanpa menunggu Tim Tagana Kabupaten ” Pungkas Tamuntuan (Yoss)








