Minsel – Menindaklanjuti program pemerintah “Marijo Batanam”, Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar bersama Forkopimda melakukan penanaman berbagai jenis pohon di kawasan Hunian Tetap korban abrasi pantai Amurang. Jumat (03/02/2023).
Bupati Wongkar selesai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Khusus hunian tetap korban abrasi pantai melanjutkan denga penanaman sejumlah pohon bersama pejabat dan forkopimda.
Penanaman diawali oleh Bupati FDW diikuti Wabub PYR selanjutnya Sekretaris Daerah Glady Kawatu dan dilanjutkan oleh Forkopimda.
Pada kesempatan tersebut kepada wartawan Redaksi Sulut.com dan awak media lain Bupati FDW menghimbau agar ASN yang ada di lingkup pemerintahan kabupaten Minahasa Selatan untuk bersama menunjang program pemerintah yaitu Marijo batanam serta mengajak seluruh warga agar gemar menanam.
“Kalau kita menanam tentunya kita sendiri yang akan menerima dampak positifnya. Apa lagi kalau kita menanam tumbuhan yang bisa mendongkrak pendapat ekonomi keluarga pastilah masyarakat tersebut yang diuntungkan.” Pungkas FDW.
Hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama Hunian tetap dan penanaman pohon yaitu Sekretaris Daerah Glady Kawatu, Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Yani Rembang, Pdt. Ivana Monium S.Th ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Maesa Rumoong Bahwa,Ir.Ricky Lahope ST MT Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi 1 Ir.Komang Raka Maharthana M.A.P Kepala Balai Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara Stanley Tangkere ST Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulawesi Utara, Lani Mamudi ST. MT Pejabat Pembuat Komitmen Rumah susun dan rumah khusus, Gafar direktur utama PT Sagita Utama Lestari serta unsur Forkopimda Minsel. (*Onal Mamoto)








