Bitung- Aspirasi pemekaran kelurahan, khususnya di Manembo-nsmbo Atas, kecamatan Matuari kembali munncul saat reses anggota DPRD Kota Bitung, Rafika R Papente, S. Sos, Selasa (31/3/2026).
Sejumlah warga berharap kelurahan Manembo-nembo Atas ada pemekaran di wilayah tersebut dalam rangka pendekatan pelayanan pemerintahan dimasyarakat, mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk sangat luas dan banyak.
Senada juga diungkapkan beberapa pegawai di kantor kelurahan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Bitung bahkan Sulut tersebut.
Menanggapi akan hal itu, Rafika Papente mengatakan, usulan pemekaran ini sudah beberapa kali disampailannya kepada pemerintah kota. Namun saat ini menurutnya pihaknya akan kembali meminta pemerintah untuk segera merealisasikannya.
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
- Menteri ATR/Kepala BPN RI : Kebijakan Baik Berawal Dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat
“Memang sudah sangat layak dimekarkan. Saya lihat tadi SPPT pajak saja ada ribuan yang harus disalurkan. Ssmentara jumlah pegawai terbatas. Belum masalah pelayanan lainnya. Manembo-nembo Atas ini bisa dimekarkan jadi 3 sampai 4 kelurahan,” ujarnya.
Masalah lain juga yang mencuat di reses legislator PDIP dapil Matuari-Ranowuku tersebut yakni pengangkatan Pala dan RT. Menanggapi hal ini, Rafika mengatakan saat ini pemkot lagi minus anggaran akibat adanya pengurangan dana dari pusat.
“Saya pribadi melihat. tahun ini sspertinya belum akan ada Pala dan RT karena angggaran pemerintah tiap bulannya minus. Memang di APBD sudah tertata sekitar 2 miliar untuk tahun ini. Tapi inssntif Pala dan RT tidak masuk dalam belanja pegaawai. Jadi tidak ada kewajiban pemkot untuk mengangkat Pala dan RT,” ujarnya. (hzq)








