Morut– Wakil Bupati ( Wabup) Morowali Utara (Morut), menjelaskan, di 2021 sebelumnya Pemda Morut berhasil menurunkan angka kemiskinan di Bumi Tepo Asa Aroa hingga 13, 90 persen.
“Capaian keberhasilan tersebut, diraih karena dampak positif pembangunan yang menyeluruh di 10 Kecamatan yang ada di Morut, “jelas Wabup Djira, saat membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrebang) 2024, tingkat Kecamatan Petasia Barat, di Balai Desa Tiu Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morut, Selasa (21/02/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah Anggota DPRD Morut Dapil 1, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, Forkopimda Kecamatan Petasia Barat, para Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Petasia Barat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain angka kemiskinan yang menurun, Pemda Morut juga berhasil memasimalkan kenaikan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) dan pendapatan per kapita di masyarakat saat ini.
- Annabelle Maliangkay Wakili Minut di Putri Otonomi Indonesia 2026, APKASI Resmi Buka Audisi 20 Besar
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
- DPRD Tomohon Gelar Paripurna Usul Pergantian Pimpinan, Sekkot Hadiri Mewakili Wali Kota
” Capaian- capaian keberhasil ini, wajib kita pertahankan. Pihaknya berharap, lewat momentum musrebang tingkat Kecamatan kali ini, semua skala prioritas program yang ada di desa, bisa di akomodir dengan baik, berdasarkan kebutuhan yang mendasar dan mendesak, bukan karena keinginan semata,” ujar Mantan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemda Morut.
Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Morut, Melky Tangkidi, dalam sambutannya, mengatakan, pada prinsipnya DPRD Morut, akan memberikan dukungan positif kepada Pemda Morut, dalam menjabarkan program pembangunan yang ada. Hanya saja kata dia, khusus di wilayah Petasia Barat, ada beberapa catatan penting, yang perlu digaris bawahi dalam mendukung pencapaian Visi Pemda Morut, untuk mewujudkan Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS). Pertama, dua desa yang berada di Petasia Barat, yakni Togo Mulyo dan Ulu La hingga saat ini belum tersentuh pembangunan Infrastruktur yang ada. Kedua, persoalan stunting di Petasia Barat juga harus dapat menjadi perhatian khusus Pemda Morut.
“Forum musrembang ini, merupakan langkah yang tepat bagi kita semua untuk bisa menyatukan persepsi yang sama, sehingga problem bagi dua desa itu, termasuk penanganan stunting bisa dicarikan solusi yang terbaik, ” tandas Politisi Senior Partai Nasdem Morut itu. (NAL)








