Marty Mareyke Ole S.Mn
Ratahan – Dengan meninggalnya Drs. Tafiv Watuseke sebagai ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara dari Partai PDI-P, secara otomatis kursi ketua dewan tidak ada yang menempati. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Minahasa Tenggara lewat rapat-rapat internal dan pembahasan yang dilakukan pengurus partai berlambang banteng ini, resmi menunjuk Marty Mareyke Ole S.Mn sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra, menggantikan alamarhum Tavif Watuseke.
Di ketahui Marty Mareyke Ole S.Mn saat ini mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Daerah Pemilihan (Dapil 2) Ratahan,Ratahan Timur,Pusomaen dan Pasan.
Samuel Montolalu Sekretaris DPC PDI-P Minahasa Tenggara kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa keputusan tersebut sudah melalui rapat-rapat yang dilakukan oleh pengurus.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“Kami sudah melakukan rapat antara DPD, DPC, dan PAC bersama para anggota DPRD Minahasa Tenggara. Hasilnya Marty Ole dipilih untuk menjadi ketua DPRD menggantikan almarhum Tavif Watuseke,” ujar Samuel, Rabu (6/2/2019) kemarin.
Samuel juga mengungkapkan bahwa, dipilihnya Marty berdasarkan musyawarah bersama di antara pimpinan partai yang diwakili Wakil Ketua DPD PDI-P Sulut Steven Kandow, Sekretaris Franky Wongkar, dan Ketua DPC PDI-P Minahasa Tenggara James Sumendap.
Selain itu menurut Samuel, alasan menunjuk Marty karena dianggap telah mempunyai sumber daya yang mumpuni untuk memimpin lembaga legislatif.
“Pertimbangan dari partai, karena Marty sudah layak dan mempunyai kualitas untuk menjadi Ketua DPRD menggantikan almarhum Tavif Watuseke, dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” jelasnya.
Selain itu menurutnya, PDI-P memperhatikan keterwakilan perempuan untuk menjadi pemimpin dalam kelembagaan di pemerintahan seperti DPRD.
“Berbagai pertimbangan dan kajian sudah dilakukan oleh kami (PDI-P). Jadi partai kami sudah menyiapkan kader-kader siap pakai untuk menjadi pemimpin, termasuk menjadi pemimpin di DPRD,” jelasnya.
Sementara itu, hasil rapat tersebut akan disampaikan ke DPP PDI-P untuk kemudian dibuatkan surat keputusan terkait penugasan Marty Ole sebagai Ketua DPRD Minahasa Tenggara.
“Kami segera melaporkan hasil rapat ini ke DPP, untuk nantinya mengeluarkan SK kepada Marty Ole sebagai pengganti Tavif Watuseke pada posisi ketua dewan,” tandasnya.(Nal)





