Minut-Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam memperkuat sektor pertanian kembali membuahkan hasil. Kelompok Tani Gotong Royong Merut di Desa Tatelu Rondor berhasil melaksanakan panen raya padi sawah varietas Impari 32 di lahan seluas kurang lebih 0,9 hektare, Selasa (19/5/2026).
Keberhasilan panen tersebut menjadi sinyal positif bagi peningkatan produksi pangan daerah sekaligus menunjukkan konsistensi pembinaan sektor pertanian yang terus dilakukan pemerintah bersama para penyuluh dan petani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha L. Katuuk, MAP, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja sama seluruh pihak dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi yang berjalan baik antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah dalam membangun pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Katuuk.
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
Menurutnya, Pemkab Minahasa Utara terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui pendampingan intensif, penerapan teknologi budidaya yang tepat, hingga penyediaan sarana dan prasarana pertanian.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produktivitas lahan tetap terjaga sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan daerah.
Katuuk menegaskan, strategi pengembangan pertanian itu sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara dalam memperkuat sektor agraris sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
“Melalui Dinas Pertanian, kami terus melakukan transformasi sektor pertanian agar semakin maju, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Selain pendampingan teknis, pemerintah daerah juga terus menggulirkan program stimulus pertanian melalui bantuan sarana produksi hingga dukungan infrastruktur penunjang dari hulu sampai hilir.
Dengan dukungan tersebut, Minahasa Utara optimistis mampu meningkatkan produksi beras sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Utara. (*)








