MANADO – Gereja dan pemerintah diajak untuk saling mengingatkan. Saling mengingatkan ini penting agar semua pihak terhindar dari kesalahan.
Imbauan ini diungkap Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang sedang berstatus cuti, Olly Dondokambey, ketika menghadiri ibadah di Jemaat GMIM Bukit Moria Rike Kota Manado, Minggu (4/10) pagi.
“Sebagai manusia, juga sebagai institusi, kita bisa saja berbuat salah, karena sebagai manusia kita memang tidak sempurna. Karena itu penting bagi kita untuk saling mengingatkan,” kata Olly.
Upaya mengingatkan itu, kata Olly yang hadir dalam kapasitas sebagai undangan, harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip Kristiani, yaitu kasih. Yakni dengan sabar, lemah lembut dan tidak arogan.
- Warga Minut Curhat Soal BPJS hingga PIP, Senator Adriana Dondokambey Janji Perjuangkan Aspirasi ke Pusat
- Harganas Ke 33 Tahun 2026,Gubernur Yulius Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga
- Paduan Suara Binaan Pemkot Manado Sumbang Satu Gold Champion, Kontingen Sulut Juara Umum Pesparawi Nasional XIV di Manokwari
“Kita bersyukur karena selama ini sinergitas gereja dengan pemerintah di Sulut sudah terjaga. Ada hubungan baik yang telah terbina cukup lama. Namun tentu saja, kita tetap berharap ada masukan dari gereja,” kata Olly.
Kalau di rumah tangga kata Olly, ada pasangan yakni istri yang selalu mengingatkan. Namun di luar keluarga, ada beragam pihak yang bisa memberikan masukan dan mengingatkan, seperti gereja.
Pada bagian lain, Olly yang didampingi Steven Kandouw itu mengingatkan jemaat untuk menjaga ketertiban, terutama menjelang ajang pemilihan kepala daerah, baik pemilihan gubernur maupun walikota Manado.
“Menjelang pilkada, bisa saja pilihan kita berbeda. Namun itu tidak masalah. Perbedaan sikap politik bukan berarti harus menjadi musuh. Perbedaan pilihan politik harus disikapi dengan dewasa, antara lain dengan tidak mudah terhasut oleh aksi yang ingin memecah-belah Sulut yang selama ini sangat rukun dan damai,” kata Olly. (*)








