Minut-Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bergerak cepat mengejar swasembada pangan. Di bawah kendali Bupati Joune Ganda, realisasi cetak sawah tahun 2025 sudah menyetuh angka signifikan dan kian mendekati target ambisius Kementerian Pertanian (Kementan).
Plt Kepala Dinas Pertanian Minut, Allan Mingkid, mengungkapkan bahwa hingga Juli 2025, lahan yang berhasil digarap mencapai 3.200 hektar. Jika ditambahkan dengan padi ladang seluas 568 hektar, total capaian Minut sudah mencapai 70 persen dari target nasional 5.100 hektar.
“Dengan tren capaian ini, kami optimis target bisa terpenuhi di akhir tahun,” ujar Allan, Selasa (26/8/2025).
Bukan sekadar angka, keberhasilan ini diyakini akan membawa dampak strategis. Jika target tuntas, Minut berpelung besar mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementan, yang akan mempercepat modernisasi sektor pertanian di daerah.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan: Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Lebih jauh, sinergi dengan TNI dan Polri menjadi penopang utama keberhasilan program ini. Dukungan penuh aparat keamanan disebut mampu menciptakan iklim yang kondusif, sekaligus memotivasi petani untuk bergerak bersama pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI/Polri yang terus mendampingi dan memberi dukungan nyata di lapangan,” tegas Allan.
Dengan capaian yang hampir mengunci target, Minut tidak hanya menjaga kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang surplus beras bagi masyarakat. (T3)








