MINUT – Tokoh muda dari kalangan milenial Airmadidi Vikram Tuahuns menyorot dugaan praktik penggunaan fasilitas pemerintah dalam kegiatan politik Paslon Bupati dan Wabup di Minut.
Ia menyatakan, bahwa fasilitas-fasilitas kendaraan dinas yang harusnya digunakan di Pemkab Minut untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat diduga salah fungsikan pemanfaatanya.
“Kami minta pak Bupati dan dinas perhubungan melakukan sidak terhadap operasional mobil-mobil dinas milik pemkab yang diselewengkan pemanfaatanya,” papar Vikram.
Ia menambahkan, dalam melakukan sidak Dishub wajib menggunakan aplikasi online untuk mengidentifikasi mobil-mobil dinas. Sebab, ada indikasi pemanfaatan mobil-mobil dinas itu dimanipulasi dengan mengganti plat nomor kendaraan agar tidak terdeteksi.
- Kajati Sulut Kukuhkan Pengurus Aslinmas, Pemkab Sitaro Siap Perkuat Ketertiban Masyarakat
- Hadiri Pelantikan Pengurus Aslinmas Sulut, Wali Kota Weny Gaib Dorong Sinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
“Nah, modus-modus yang digunakan memanipulasi plat nomor ini penting di ketahui dan jika kedepatan harus ada sanksi tegas terhadap prlanggarnya,” tandas Vikram.
Keberadaan ASN dan THL juga di titik-titik kampanye Paslon perlu mendapat perhatian Bupati karena sejatinya para ASN dan THL sebagai abdi negara seyogyanya bersikap netral dalam Pillada ini.
“ASN itukan penyelenggara pemerintahan dan memang harus netral sesuai ketentuan jadi jangan menu jukkan secara terang-terangan keberpihak terhadap salah satu Paslon, sednag untuk THL menurut saya mungkin perlu ada imbauan pak Bupati agar menjaga integritasnya di momen Pilkada ini,” tutup Vikram.(***)





