Minahasa – Setelah sekian lama menantikan akses internet yang memadai, masyarakat Desa Kinaleosan, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, kini dapat menikmati fasilitas internet gratis.
Inisiatif ini terlaksana berkat dukungan dan perhatian dari Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh (ADT). Seorang tokoh militer yang saat ini menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Utara (Sulut), yang juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil.
Dengan hadirnya akses internet, warga Kinaleosan kini dapat terhubung dengan dunia luar, memanfaatkan teknologi untuk pendidikan, usaha, serta komunikasi yang lebih baik. Sebelumnya, masyarakat di wilayah ini mengalami keterbatasan dalam mengakses informasi dan layanan digital. Kehadiran internet gratis ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam peresmian jaringan internet gratis tersebut, Jenderal Tuejeh menyampaikan harapannya agar warga Kinaleosan dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program ini agar generasi mendatang bisa terus merasakan manfaatnya.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Warga Kinaleosan menyambut gembira inisiatif ini dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap kehadiran internet dapat membantu mempercepat pembangunan di desa mereka serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
“Terima kasih banyak Pak Jenderal Denny Tuejeh atas bantuan internet gratis ini. Anak – anak kami sudah bisa mengikuti belajar mengajar yang saat ini banyak juga lewat Handphone. Kami sangat senang sekali. Sekali lagi terima kasih banyak Pak Jenderal,” ujar Moldin, warga Kinaleosan. (*)







