Sulut – Pemberdayaan Kampung KB bakal lebih dioptimalkan melalui Dana Bantuan Operasional KB (BOKB), termasuk jalannya kelompok kegiatan dengan banyaknya pembinaan dan pelatihan.
Hal itu di katakan Kepala Seksi (Kasi) Monitoring dan Evaluasi Operasional BKKBN Pusat Yusna Afrilda pada di kegiatan Pembekalan Kelompok Kerja Kampung KB di Manado,belum lama ini.
Menurut Afrilda adanya Kampung KB dapat melahirkan kader-kader berpotensi sesuai bidangnya untuk mengaplikasikan ke masyarakat.
“Baik itu di bidang pendidikan , kesejahteraan, kesehatan maupun ekonomi,” tukasnya.
- Balitbangda Sulut Gelar Desk Pengimputan Data Inovasi Daerah 2026 : Terobosan Baru Dalam Upaya Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah
- Jackson Ruaw : Keprotokolan Merupakan Instrumen Strategis Dalam Menjaga Marwah Institusi Pemerintah
- Kapolres Minsel Sentil MoU Dewan Pers Dengan Polri di FGD PWI Minsel, “Wartawan Tidak Kebal Hukum”
Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna berharap pengelola Kampung KB untuk dapat mempersiapkan kader-kader potensial guna memaksimalkan program KB di setiap daerah.
“Ini memang menjadi hal yang sangat penting, agar penyiapan SDM untuk menunjang program dapat dilahirkan dari Kampung KB sendiri,” tukasnya.
Dia menuturkan, keberadaan nanti para kader-kader Kampung KB potensial akan ikut menunjang dan mendorong maksimalnya realisasi program KKBPK yang terus digenjot BKKBN Sulut.
“Para kader nanti akan berperan bersama menunjang program KKBPK supaya dapat terlaksana sebagaimana yang diharapkan,” tandas Sugiyatna. (***)






