Tomohon-Pemerintah Kota Tomohon melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sonny Saruan, membuka secara resmi Liga Anak Usia Dini Tahun 2026, Jumat (24/04), di Lapangan Kelurahan Lansot.
Kegiatan ini digagas oleh SSB Bina Putra Tomohon sebagai upaya pembinaan sepak bola sejak usia dini.
Dalam sambutan Wali Kota Caroll J. A. Senduk yang dibacakan Saruan, ditegaskan bahwa sepak bola memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter anak.
Melalui kompetisi ini, anak-anak didorong untuk mengembangkan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, serta daya juang.
Saruan menilai, liga usia dini ini menjadi wadah yang konstruktif bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengalihkan perhatian dari penggunaan gadget yang berlebihan. Selain itu, ajang ini juga dinilai efektif dalam menjaring talenta muda potensial yang dapat menjadi aset sepak bola daerah di masa mendatang.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi penerus. Anak-anak belajar menghadapi tantangan dan menerima setiap hasil pertandingan dengan sikap yang positif,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tomohon juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Dukungan tersebut dipandang sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan produktif bagi anak-anak di tengah perkembangan zaman.
Kepada para peserta, diimbau untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menghormati setiap pihak di lapangan, termasuk lawan dan wasit. Peran orang tua dan pelatih pun dinilai penting dalam memberikan pendampingan, motivasi, serta pembinaan berkelanjutan bagi anak-anak sebagai generasi masa depan. (*Bert)






