Redaksisulut,Boltim-Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar berbagai kegiatan, salah satunya lomba drum band yang berlangsung dilapangan Ibantong desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Jumat (15/8/2025).
Lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Para peserta lomba secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Boltim Argo Visensius Sumaiku, yang diikuti para pelajar diberbagai sekolah se kabupaten Boltim. Ini menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kreatifitas serta kebersamaan atau pelajar di Boltim.
Dalam sambutanya, Wabup Boltim menyampaikan rasa syukur karena kegiatan dapat dilaksanakan meskipun sebelumnya cuaca sempat kurang bersahabat. Ia pun memberikan apresiasi kepada para peserta, guru dan orang tua yang telah mempersiapkan penampilan dengan maksimal.
“Mari kita ikuti lomba ini dengan penuh semangat, sportivitas dan sukacita. Tunjukan bahwa kalian adalah putra putri terbaik yang ada di Bolaang Mongondow Timur. Siapapun yang nantinya pemenang itu adalah hasil kerja keras bersama,”Ujar Wabup Argo.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Wabup juga menekankan bahwa lomba drum band tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi juga sarana mempererat kebersamaan dan kebanggan daerah dalam merayakan kemerdekaan.
Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris TP PKK Boltim Ny. Lucia K. Sumaiku Mokoginta, Wakil Ketua DPRD Boltim Kevin Sumendap bersama anggota DPRD Medy Lensun, Pimpinan dan anggota DPRD lainya, sejumlah kepala SKPD, camat, para guru, kepala sekolah serta orang tua peserta.
Kegiatan drum band ini menjadi bagian dari rangakaian peringatan HUT RI ke-80 dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.(Santo)








