Lakukan Penikaman Terhadap Anggota TNI, Pengangguran Diciduk Tim Paniki Polresta Manado

Korban 

Manado – Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado berhasil meringkus pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap Sadu Mapussa (24) yang adalah anggota TNI yang bertugas di Kodam XIII Merdeka. Pelaku yakni JP alias Feron (18) warga Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III Kecamatan Sario. Lelaki pengangguran ini diringkus tak jauh dari rumahnya. Jumat (22/3) sekitar 10.30 Wita.

Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal sekitar 03.30 Wita. Dimana, saat itu korban yang berpangkat Serda ini bersama temannya melintas di Kelurahan Titiwungen Selatan Kecamatan Sario tepatnya di lorong Hotel Matuari dengan menggunakan sepeda motor untuk pergi ke rumah keluarga Rukiah Samiden. Tiba tiba pelaku bersama teman temannya yang saat itu sedang berada di lorong tersebut, menegur teman korban untuk pelan pelan saat melintas didalam lorong.

Akibatnya terjadi adu mulut antara teman korban dan pelaku. Karena teman korban tidak mau berselisih paham, teman korban meneruskan perjalanannya ke rumah keluarga Rukiah Samiden. Namun, pelaku bersama teman temannya mengikuti korban. Sesampainya ditempat tujuan, ternyata korban sudah berada didepan rumah tersebut.

Nah,,, tiba tiba terjadi adu mulut antara korban dan teman pelaku yakni lelaki Rahmat. Karena sudah emosi, korban sempat mendorong lelaki Rahmat. Pelaku yang tidak terima temannya didorong oleh korban, langsung mencabut sajam jenis pisau badik dari pinggangnya dan menikam korban di lengan sebelah kanan.

Usai menganiaya korban, pelaku bersama teman temannya langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang sudah bersimbah darah, dibantu oleh teman dibawah kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado yakni Bripka A. Abdul yang mendengar tentang peristiwa tersebut langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi. Alhasil tak butuh waktu lama, pelaku dapat diringkus ditempat persembunyiannya yang tak jauh dari rumahnya. Selanjutnya bersama barang bukti sajam digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut, “saat ini pelaku sudah dijebloskan kedalam sel dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar mantan Kapolsek Tompaso ini. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment