Kasat Sabhara saat memberikan pembinaan
Manado – Dalam rangka mengurangi angka kriminalitas Jalanan, Tim Korps Sabhara Polresta Manado yang di pimpin langsung Kasat Sabhara Polresta Manado AKP Suprijadi SE yang baru saja menjabat, mengadakan kegiatan patroli Malam di wilayah hukum Polresta Manado.
“Kami pada Sabtu (09/11) malam hingga Minggu (10/11) pagi, melakukan patroli di wilayah hukum Polresta Manado guna meningkatkan patroli rayon untuk membantu kelancaran lalulintas dan ini juga agar meningkatkan patroli rayon pada malam hari supaya bisa mengurangi angka kriminalitas jalanan,” ujar Suprijadi.
Hal tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat dimana adanya anak – anak dibawa umur yang sedang melakukan aksi tauran dengan cara melempar baru. ” Hal ini ditindak dengan respon gerak cepat tim korps Sabhara langsung mengamankan sekitar 40 orang anak di bawah umur karena dirasa meresahkan masyarakat,” tuturnya.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
“Kami juga berhasil amankan berkisar 10 orang usia di atas 21 tahun, karena didapatkan sedang mengkonsumsi minuman keras (miras) berjenis cap tikus. Semuanya yang diamankan digiring bersama barang bukti ke Mapolresta Manado untuk dilakukan pembinaan,” Jelas kasat.
Akibat aksi tauran dari anak – anak dibawa umur ini, satu orang security di Kawasan Mega Mas bernama Hendra Lumoindong (26) warga Winangun mengalami cedera pada wajanya. “Kami dari pihak kepolisian menanggapi ini dengan serius jangan berdampak kepada hal – hal yang lebih besar lagi,” ucapnya.
Ada dua orang yang menjadi terduga tersangka berinisial AS (13) warga Karombasan dan D (13) warga Wenwin sudah berhasil diringkus oleh pihak Polresta Manado.
“Semuanya telah kami data, ada beberapa juga keluarganya sudah datang dan kami langsung menyerahkan kepada pihak keluarga. Namun ada beberapa yang orang tuanya belum datang kami masih terus melakukan pembinaan,” tandas Kasat. (Dwi)





