Tahuna – Selang sepekan Kabupaten Sangihe diguyur Hujan dan angin.Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah terlebih masyarakat, dimana, beberapa titik yang tersebar di kabupaten Sangihe rawan bencana.
Tak terkecuali wilayah kecamatan Manganitu yang memiliki wilayah luas dikelilingi pegunungan dan beberapa titik rawan bencana longsor, termasuk ruas jalan nasional yang menghubungkan antara Kecamatan Tahuna, Mangnaitu dan Tamako.
Mengantisipasi Hal itu, Camat Manganitu Julian Pesik SSTP lakukan monitoring wilayah dan himbauan kepada masyarakat.
“Menyikapi Cuaca Hujan yang mengguyur wilayah Manganitu dan sekitarnya selaku Camat, kami menghimbau kepada seluruh warga terlebih yang tinggal diwilayah Rawan Bencana agar meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi bencana terutama warga yang tinggal di Pesisir Pantai, Daerah Aliran Sungai, Daerah Perbukitan atau dekat tebing serta mewaspadai Potensi Pohon tumbang dan dampak Cuaca lainnya ” Tutur Pesik.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Lanjut Pesik mengatakan selain mengeluarkan Himbauan Dirinya bersama Forkopimca juga melakukan monitoring dikampung-kampung wilayah kecamatan Mangnaitu. ” juga pagi tadi Selasa (20/6/23) mulai Pukul 06.00 Wita telah melaksanakan monitoring wilayah dengan Fokus terhadap titik-titik rawan longsor baik pemukiman maupun akses Jalan serta Daerah Aliran Sungai dan sampai pukul 09.30 Wita terpantau Aman terkendali. Pungkas Pesik.
Tak lupa juga melalui media ini Pesik menghimbau bagi para pengguna Jalan nasional jalur Tahuna – Manganitu sampai ke kecamatan Tamako untuk mewaspadai jalan yang licin, potensi longsor, serta Pohon tumbang yang akan mengakibatkan kecelakaan dan mungkin sampai memakan korban jiwa. (Yoss)








