Kwarcab Pramuka Morut Gelar Jambore Cabang III Dan Peringatan Hari Baden Powell 2026

oleh -71 Dilihat

Morut – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan Jambore Cabang III dan Peringatan Hari Baden Powell tingkat Penggalang dan Penegak Putra- Putri Se-Kabupaten Morut, di bumi perkemahan Tepo Asa Aroa Talandaka Desa Beteleme Kecamatan Lembo, 27- 29 April 2026.

Kegiatan tersebut, dibuka langsung Kadisdikbud Morut, Muh Ridwan Dg Malureng, Senin (27/04/2026) pagi.

Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Morut sekaligus Ketua Panpel Kegiatan, Heni Humbu SPd Aud, Asisten I Bidang Pemerintahan
Dan Kesra Morut, Krispen Masu SSTP MSi, Unsur Tripika Kecamatan Lembo/ Lembo Raya, para Camat, Ketua Kwarcab Morut, Drs Yapril Nelson Landegawa, sejumlah Kepala SMP dan SMA, peserta kegiatan, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panpel Kegiatan, Heni Humbu, melaporkan, bahwa kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) gerakan pramuka, program kerja Kwartir Cabang Morut, dan surat keputusan Ketua Kwartir Cabang Morut Nomor 004 tahun 2026 tentang Panpel hari Baden Powell dan Jambore Cabang III 2026.

Ia menjelaskan, tujuan diselenggarakannya Jambore Cabang ini, tidak lain untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME), membina tali persaudaraan dan persatuan antar Pramuka Penggalang se Kwartir Cabang Morut, meningkatkan keterampilan, ketangkasan, dan kemandirian anggota pramuka, menanamkan jiwa kepemimpinan dan cinta alam pada generasi muda, termasuk sebagai ajang seleksi untuk mengikuti Jambore Nasional 2026 yang akan dihelat di Cibubur Jakarta pada Agustus nantinya.

“Kegiatan ini berlangsung 27- 29 April 2026 di bumi perkemahan tepo asa aroa Talandaka Beteleme, dengan tema Reaktif, Adaktif, Produktif, Inovatif (RAPI), dan Motto, Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan, ” jelas Politisi muda DPC Partai Hanura Morut itu.

Heni Humbu, kembali menjelaskan, bahwa semua peserta di ikuti oleh gugus depan dan Kwartir Ranting se Kwartir Ranting Morut. Sementara itu, untuk Kwarran yang hadir ada 9 Kwarran minus Kwarran Mamosalato.
Kata dia, terdapat 22 gugus depan yang terbagi atas 27 regu dan 23 regu putra dengan jumlah peserta, penggalang putra 284 orang, penggalang putri 308 orang, pembina pendamping 85 orang. Sementara untuk penegak dihadiri 7 gugus depan se Kwarcab Morut dengan jumlah peserta, penegak putra 178 orang, penggalang putri 206 orang, pembina pendamping 20 orang, sehingga total keseluruhan peserta berjumlah 1081 orang.

“Sumber pendanaan kegiatan ini berasal dari dana hibah Pemda Morut, dan Camp Fee peserta senilai Rp. 100 ribu/regu, ” tukas Heni Humbu.

Selama perkemahan peserta akan mengikuti berbagai jenis kegiatan yang dikelompokan menjadi 5 Zona, 1. Zona Integritas : Ibadah, upacara, apel pagi dan sore, sosialisasi pramuka anti narkoba. 2. Zona Gaul Kekinian : pengenalan drone, works vlog, forum penggalang. 3.Zona Adventure : bivak, peta pita, kompas. 4. Zona Pramuka Peduli : bersih lingkungan, penggalang peduli keselamatan berlalu lintas. 5. Zona Kesenian : lomba tarian tradisional. (NAL)

No More Posts Available.

No more pages to load.