Tahuna – KM Sabuk Nusantara 95 yang seharusnya melayani rute pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe termasuk Marore, karena mengalami kerusakan sejak bulan lalu Tak bisa beroperasi sebagaimaa mestinya dan tentunya berpngaruh terhadap perekonomian dan akses dari warga kepulauan marore .
Terkait hal tersebut, KUPP Kelas 2 Tahuna melakukan terobosan dengan melakukan deviasi trayek KM Cannon Moon sehingga bisa melayani rute Pulau Marore dan sekitarnya. Hal ni disampaikan Kepala KUPP Kelas 2 Tahuna Hopriet Balirangen melalui PPK Melvrid Palanewen, ST,MT.H.
” Kami sudah mengantisipasi dengan melakukan penggantian sementara dengan KM Cannon Moon. Jadi, kurang lebih 1 bulan KM Sabuk Nusantara (SaNur) 95 tidak beroperasi tetapi KM Cannon Moon sudah 2 kali membantu dengan deviasi trayek dan minggu depan yang ke 3 kalinya. Dan sementara proses pengajuan Deviasi ke Dinas Perhubungan Provinsi dan Direktorat Lalu Lintas laut dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, ” Jelas Melvrid kepada sejumlah media Selasa (1/3/2023).
Menurut Melvrid, proses Deviasi trayek ini juga sementara dilakukan oleh pihak KUPP, dapat dipastikan dalam minggu depan KM Cannon Moon sudah bisa melayani pulau Marore dan sekitarnya.
“Kami sudah melakukan komunikasi sejak kemarin maupun hari ini, tinggal menunggu KM Cannon Moon kembali dari lintasan trayek awal kemungkinan ke Marore pada 11 Maret 2023 nanti,” Pungkas Melvrid
Sebelumnya Warga pulau Marore keluhkan terkait KM Sabuk Nusantara 95 tak beroperasi, sambil berharap adanya antisipasi dan perhatian pemerintah sebab KM Sabuk Nusantara 95 merupakan satu satunya sarana transportasi yang digunakan warga Marore. (Yoss)















